Sebelum nafas kan terhenti, tersenyumlah

A message for you and me

Sebelum menempuh hari ini. Kita kembali saling meminta dan memberi. Salah satunya adalah tentang pesan.

๐Ÿ“–โœ’๐Ÿ“–

“Apakah pesanmu untukku hari ini?”, engkau mengalirkan suara lembutmu nan menenangkan jiwaku.

๐Ÿ˜Š๐Ÿค—๐Ÿ˜Š

“Jangan lupa tersenyum yaa,” bisikku pelan, sayup, seraya mendekatkan hati denganmu.

๐Ÿ’—๐Ÿ’Ž๐Ÿ’Ÿ๐Ÿ’Ž๐Ÿ’—

Engkau pun tersenyum. Senyuman ringan yang mengembang indah pada wajahmu. Senyuman yang membuat jantungku seakan henti berdetak.

โ™กโ™กโ™ก >>>Hug <<<โ™กโ™กโ™ก

๐Ÿ’Œ๐Ÿ’›๐Ÿ’“๐Ÿ’›๐Ÿ’Œ

Aku pun mengatupkan mata dan tersenyum, juga. Senyuman tanda suka, sangat-sangat. Makanya, ku ingin merasakan indahnya dengan tidak membuka mata.

โš˜๐ŸŒพโš˜

Selanjutnya ku tenggelam dalam lautan bahagia. Engkau juga. Kita tersenyum bersama. Tanpa tahu, bagaimana detik berikutnya akan kita jalani.

๐ŸŒบ๐Ÿƒ๐ŸŒบ

Apakah senyuman serupa masih menyertai kita? Sebab, kita tidak tahu tentang alur nafas mengalir. Apakah hentinya saat kita menyadari diri, atau tidak. Tentang bagaimana ujungnya, kita tidak mengetahui sama sekali. Maka, tersenyumlah sejak saat ini.

๐ŸŒน๐Ÿ€๐ŸŒน

Semoga senyuman serupa kembali menemani kita di ujung perjalanan hidup ini.

โ˜†โ–ชโ–ชโ–ช๐Ÿ˜โ—‹๐Ÿ˜โ–ชโ–ชโ–ชโ˜†

Sekuntum harap mekar lagi. Harap yang tidak akan pernah berguguran ke bumi. Harap yang terus menanjak, melambung tinggi ke tempat terbaiknya. Harap yang sudah sepantasnya meneman diri. Ketika ia masih saja menanya begini dan begitu. Sedangkan kenyataan terkadang tidak selalu sesuai dengan harapnya.

๐Ÿ˜Šโ™กโ˜†โ—โ˜†โ™ก๐Ÿ˜Š

Hai, tersenyumlah sepenuh harap. Berharaplah demi senyuman terbaik kita.

๐ŸŒผ๐ŸŒท๐ŸŒผ

Bersamai senyuman dan jagalah dengan sebagusnya, sesempurna kemampuan dan kemauan kita. Meski kita tidak mampu lagi untuk tersenyum.

๐ŸŒปโš˜๐ŸŒป

Semoga segala senyuman yang pernah ada dan menebar dapat menjadi alarm yang mengingatkan kita lagi saat terlupa padanya. ๐Ÿ’๐ŸŒฑ๐Ÿ’๐ŸŒฑ

Senyuman menjadi teman yang membersamai. Walau sudah sampai di ujung usia kita.

Wallahu a’lam…[]

๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š

Advertisements

ุงู„ูŽู‘ุฐููŠู†ูŽ ุขูŽู…ูŽู†ููˆุง ูˆูŽุชูŽุทู’ู…ูŽุฆูู†ูู‘ ู‚ูู„ููˆุจูู‡ูู…ู’ ุจูุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุฃูŽู„ูŽุง ุจูุฐููƒู’ุฑู ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ุชูŽุทู’ู…ูŽุฆูู†ูู‘ ุงู„ู’ู‚ูู„ููˆุจู โ€... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.โ€ (Q.S Ar-Raโ€™d [13] : 28)

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s