My Dear

Banyak kejutan, hadiah, keseruan, hingga kesenduan yang engkau hiaskan dalam hari-harimu. Banyak kenangan, kesan, dan kebahagiaan yang engkau tebarkan bersama kehadiranmu. Banyak yang tidak terhitung, jumlahnya. Maka, ingin dan masih saja ku mau menjadikanmu sebagai salah satu alasan untuk tersenyum, lagi. Seperti ini.

Bersenyuman denganmu, meski pada penghujung harimu tahun ini. Aku suka, senang sekali. Ya, rasanya bahagia saja. Rasanya tenteram. Rasanya tidak terucapkan, apalagi untuk merangkai menjadi susunan kata. Walau begitu, aku masih mau membersamaimu, meski engkau sudah akan pergi, lagi.

Maret. Bulan berseri, ramai anniversary. Begini rerangkai kata yang pernah menjadi bagian dari waktuku. Hingga saat ini? Aku mau ia berseri-seri, juga. Menjalani hari sesemarak langit yang bertahtakan purnama tadi malam. Adakah engkau menyaksikannya duhai kawan? Seramai taburan bebintang di kelam malam. Seputih awan-awan malam hari yang bertebaran selayak kapas-kapas mungil. Indah sekalii…. ^^ Sehingga malam penghujung Maret semakin mengesankan. Sesiangan ini juga, masih berlanjut. Sungguh cerahnya hari ini. Secerah hatimu yang terjaga.

Menjadi bulan yang selalu ku tunggu-tunggu selama ini. Nah, beberapa jam lagi, ia akan berlalu. Maret yang berkesan, sungguh mengesankan. Dari tahun ke tahunnya begitu, selalu. Aku terharu. Yah, haru saja dengan adanya bulan Maret, hehe. 😀

Kali ini, apa lagi yang Maret pertontonkan padaku, di dalam panggung kehidupan ini? Apakah masih ada haru seperti yang selama ini ada? Iya. Apakah ada sendu juga? Entahlah yaa. Apakah ada bahagia? Tentu saja.

Maret. Sudah akan meninggalkan kita. Yihaa. Jadi bagaimana kenangan bersamanya?

Tepatnya tahun ini, Maret menitipkan lagi kesan dan kenangan berikutnya padaku. Salah satunya adalah tentang pertemuan. Bertemu dengan siapa lagi? Apakah orang baru atau sudah lama? Orang pentingkah? Yah. Intinya adalah, Maret benar-benar so sweet bagi perjalanan hidupku, intinya. Alhamdulillah.

Maret tahun lalu aku masih ingat kesan paling berarti bersamanya. Yaitu, aku dipertemukan dengan beliau-beliau yang selama ini hanya ada dalam impianku. Akhirnya kami bersama dan menjalani aktivitas serupa. Hingga Maret ini masih berlangsung. Alhamdulillah… Aku bahagia mengenangkannya. Kenangan tentang kebahagiaan. Kebahagiaan nan mengesankan.

Maret tahun ini, lebih ramai lagi. Karena dalam kebersamaan kami, ada banyak kisah berbeda yang terukir. Ada haru, sendu, seru, sampai tahap tak percaya, aku. Ya, di Maret tahun ini aku masih belajar mengerti dan berjuang untuk memahami kehidupan.

Kehidupan yang mengajakku perlu lebih rajin berguru dan meniru. Kehidupan yang meneladankan padaku untuk mau menerima pun memberi. Kehidupan yang memberiku jawaban atas berbagai tanya. Kehidupan yang semakin membuatku yakin, bahwa ada Allah Yang Maha Menentukan atas setiap liku hidupku. Termasuk berbagai skenario terindah dari-Nya yang belum ku tahu. Hingga aku malu untuk tak taat kepada-Nya dalam waktu hidupku.

Malu aku untuk lupa kepada banyak nikmat-Nya untukku. Malu aku untuk tak husnuzan kepada-Nya. Maluuuu aku sungguh malu, bila ku tak bersyukur lebih sering kepada-Nya. Maluu aku bila masih tak bersabar dengan sesuatu yang aku tak menyukainya. Padahal Allah mempunyai skenario yang sangat akan aku sukai, setelahnya. Ya Allah, bimbing hamba untuk mentaati-Mu dan bertaqwa.

Semestinya dan selalu. Aku berupaya untuk mentafakuri diri ini. Bukan berarti di sebelas bulan lainnya aku tak melakukannya. Namun selalu saja di bulan Maret, aku ingin khusyuk menguraikan rerangkai tafakurku. Agar aku pun tahu, bagaimana perkembangan dan pertumbuhanku dari tahun ke tahun. Bukan hanya pertumbuhan raga nan terlihat mata. Namun juga pertumbuhan pikir dan hati yang jauh tersimpan di dalam raga. Pun tentang jiwa yang membersamainya. Aku ingin tahu diriku, selalu begitu.

Hari ini menjelang penghujungnya. Aku ingin sangat menerbitkan sebuah catatan tentang Maret yang ku sayang. Maret yang berkesan dan sangat berarti. Adapun catatan ini, ku rangkai sebagai wujud syukurku atas nikmat Allah yang senantiasa mengalir padaku. Khususnya Maret tahun ini.

31 Maret tahun 2018. Engkau masih di sana, aku di sini tersenyum manis. Terima kasih yaa, untuk segalanya, wahai cermin diri yang tidak pernah terganti. Semoga, senantiasa dalam naungan rahmat dan lindungan-Nya senantiasa. Tetap ada, walau kelak engkau sudah tiada, yaa. Di dalam hati orang-orang yang engkau cinta.

Hari ini. Duduk manis di bawah atap yang menaungi, akan senantiasa abadi di hati. Beraktivitas yang membentuk diri ini agar lebih sering bersyukur dan tersenyum. Aktivitas yang berlangsung karena izin-Nya. Aktivitas yang sebelumnya tak pernah ku bayangkan. Namun akhirnya mengalami dalam kenyataan. Lalu bagaimana dengan aktivitas yang pernah ada dalam impian, dan belum menjalani?

Aku ingin terus menjaganya selalu. Agar pada suatu waktu saat aku menjalaninya, dapat pula ku bagikan di sini, dalam catatan perjalananku. Sebagai bukti dan prasasti dalam hidupku. Hidup yang di dalamnya banyak kisah tercipta. Walau aku tak pernah menduga sebelumnya, apalagi mengira-ngira.

Ya, karena Allah Yang Maha Pencipta sudah mengatur segalanya. Begitu pun skenario hidup kita. Maka, serahkan semua urusan kita kepada-Nya, dan menjadilah hamba yang bertaqwa. Yakin dan berusahalah. Berdoa dan bertawakkallah.

***

Sampai berjumpa pada Maret tahun depan, yaa… Semoga umur kita sama-sama panjang dan dapat pula bersenyuman dengannya, lagi, denganmu juga. Amiin ya Allah.[]

🙂 🙂 🙂

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close