Lebih Berarti Bersamamu

Memulai memang sulit. Apalagi berbuat baik. Namun setelah menjalani, menjadi mudah.

Memiliki keberanian dan percaya kemungkinan adalah tips mudah memulai.
Tidak ada yang tidak mungkin, kalau kita mau mencoba, bergerak dan menemukan solusi.

Terkadang kita harus memasuki ruang yang sama sekali belum kita tahu, masih gelap tentang hal itu. Bertanya adalah pintunya. Karena ada yang akan memberitahu dengan jawabannya.

Menjadi lebih bahagia dengan berbuat baik, ini jelas. Maka, berbuat baiklah dengan sebaik-baiknya. Dalam kondisi sulit, pelik atau sempit. Karena ada kebahagiaan yang engkau rasakan di ujung kebaikanmu. Ada kelegaan pada saat berbuat baik dan mengikutimu selanjutnya, seterusnya.

Ingatlah kebaikan demi kebaikan yang orang lain lakukan padamu, jangan kebaikanmu padanya. Agar engkau mudah berbuat baik juga padanya.

Ingatlah keburukan-keburukanmu pada orang lain, jangan keburukannya. Supaya engkau tidak memperlakukannya lebih buruk dari keburukanmu sebelumnya.

Berbuat baiklah lillah, billah, ilallah. Bukan untuk mengharap pujian, tepuk tangan apalagi balasan. Agar istiqamah menjadi teman, kawan. Meski sunyi, tiada yang memperhati, tapi Dia Maha Melihat.

Kebaikanmu pada orang lain tidak selalu harus dengan materi, namun perkataan baik, memudahkan urusan seseorang denganmu, membantu dengan tenaga, memberi nasihat dan senyuman pun sedekah makanan adalah bagian dari kebaikan. Lakukanlah dengan sepenuh hati. InsyaAllah mensenyumkan hati yang menerimanya. Engkau pun bisa tersenyum, jadinya.

Sambutlah jalan-jalan yang menyampaikanmu pada kebaikan, meskipun awalnya tidak terlihat jelas. Semoga, cahaya segera menerangi, memantabkanmu teruskan langkah menujunya (kebaikan).

***

Senang, aku sangat suka. Bahkan sampai pada tahap terharu. Setiap kali ada orang-orang yang berbuat baik padaku. Kebaikan demi kebaikan yang ku terima dengan senang hati, melegakan. Sehingga mengalirkan ingatanku pada ibunda. Beliau yang selalu berdoa untukku, demi kebaikanku. Kebaikan orang-orang yang menemuiku dan atau aku temui.

Dalam waktu sepekan terakhir, terasa sangat kebaikan-demi kebaikan membanjir. Apakah berupa materi yang ku terima, nasihat serta pencerahan dari orang-orang tidak ku sangka. Mereka yang menyampaikan tulus, ku terima sepenuh hati. Termasuk juga urusan-urusan penting yang membuatku terlibat di dalamnya. Urusan yang baru bagiku. Ternyata di dalamnya ada banyak sekali hikmah untuk ku petik.

Aku belajar lagi hal-baru. Hal baru yang menitipkanku kesan berharga. Sebuah proyek nan mempengalamankan. Membuat hidup menjadi lebih hidup, meski berpeluh keringat melanjutkan langkah, menguras pikiran menyelesaikan masalah-masalah yang pasti saja ada. Membutuhkan keberanian bertanya pada ahlinya untuk menemukan solusi. Indahnya, tidak terkata saat semua terselesaikan akhirnya.

Ku coba juga merangkai kata, untuk mengabadikan tentang yang ada. Atas kesempatan berharga yang ku maksimalkan menjalaninya. Kesempatan yang mengingatkanku tentang syukur, sabar, usaha, ketelitian, pengorbanan dan harapan. Kesempatan menerbitkan senyuman lebih berseri di ruang hati. Kesempatan yang sungguh membahagia jiwa, saat menjalani.

Ingin terus berkontribusi, berbagi, menjadi bagian dari semua, menjadi lebih berarti. Terima kasih untuk yang membuatku terharu lagi, atas semua yang engkau lakukan.

Senyuman itu…
Kebaikan-kebaikan itu…
Kemudahan-kemudahan itu…
Penerimaan demi penerimaan itu…
Pemahaman, pemakluman, pengertian itu…
Membuat aku mudah terharu, hingga mengguyur hujan di ruang hatiku…
Menyejukkannya, membuatku tenang dan damai bersama mereka semua.

Kebaikan demi kebaikan yang mereka lakukan dengan mudah, ringan, tanpa beban.
Kebaikan demi kebaikan yang ku teladani, menjadi bagian dari hari-hariku, juga.

Apakah engkau juga merasakan hal serupa?
Apakah biasa saja?
Atau malah tidak ada kesannya?
Pengalaman kita tentu berbeda, namun aku terkesan saat bersamamu. Siapapun adanya, engkau.[]

🙂 🙂 🙂

Advertisements

2 thoughts on “Lebih Berarti Bersamamu

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s