Enjoy Your Time, Heartfully

Hai, teman, engkau lagi apa?

Apakah engkau berada di antara ular panjang antrian? Apakah sedang terjebak dalam kemacetan panjang di sebuah jalan? Apakah sedang memasak menu untuk orang-orang tersayang? Apakah sedang belajar di sekolah bersama teman-teman? Apakah sedang tersenyum cantik di depan cermin? Apakah baru bangun tidur?

Hai, di mana pun berada. Kesibukkan apapun yang sedang meraja. Kepenatan apapun yang menemui raga. Semoga engkau senantiasa dalam kondisi bahagia menjalaninya, yaa. Karena terkadang kita memang berada dalam kondisi-kondisi tersebut. Kondisi yang memberi kita jeda untuk mau menghayatinya.

Hai, teman. Saat sedang menjalani aktivitas apapun itu, yakinlah semua akan berakhir. Dan di waktu lain engkau tidak akan menemui moment yang sama lagi. Yah, walaupun esok engkau akan bercermin lagi, tentu bukan di waktu dan keadaan yang sama dengan saat ini, bukan? Maka, berbahagialah sekarang juga. Karena bisa saja, kita sudah tidak dapat melakukannya lagi.

Begitu pun dengan kemacetan yang engkau hadapi. Jangan ngomel-ngomel. Namun masih ada aktivitas positif yang dapat engkau lakukan. Ya, seperti menikmati musik, atau melirik-lirik ke luar kaca jendela. Sungguh moment ini sangat berkesan. Apalagi saat menyaksikan wajah-wajah yang dalam penantian. Ada kerutan di keningnya. Pun, ada suram di matanya.

Ah, aku tidak bercanda. Namun aku memang sengaja memperhatikan wajah-wajah yang ada di sekitar. Dan saat ini, ku sedang berada di antara mereka. Di tengah kemacetan jalan. Di antara kendaraan-kendaraan yang tidak dapat meneruskan perjalanan dengan lancar. Sehingga mereka harus berhenti sejenak. Apakah mereka rela atau tak sudi. Apakah mereka ikhlas atau merengut. Namun mereka harus dan mesti menjalani. Aku pun sama. Dalam keadaan ini, apakah yang ku laksana? Bagaimana ku menyikapi keadaan? Yaaaaah, ternyata aku sedang bercerita. Tentang kondisi terkini, di sini. Oiya, udah dulu yaa… Karena jalannya udah lancar lagi. Let’s go!

***

Kalau di mana pun kita membawa hati, maka ia akan berbekas. Seperti halnya kemarin, kami masak-masak dan menitip hati dalam sebuah menu yang siap kami nikmati sepenuh hati. []

🙂 🙂 🙂

Love,
-My Surya-
#OntheWay

Advertisements

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s