Let’s See It All

Haai, kawan. Selamat berjumpa lagi saat ini. Senang rasanya kita kembali bersama di sini. Kebersamaan yang memberi kita ruang untuk berbagi. Berbagi meski suara hati. Semoga, kebersamaan ini menjadi jalan bagi kita untuk lebih semangat lagi. Semakin bersemangat meniti hari demi hari. Seperti halnya mentari yang sering bersemangat menebarkan senyuman berseri.

Haii, kawan. Sebagaimana halnya mentari, semoga demikian pula dengan yang kita alami. Semoga senyuman kita pun lebih mudah menebar di pipi. Sebab bersama senyuman, ada kebahagiaan yang kita bagi. Begitu pula dengan yang menerima, ada kebahagiaan yang ia beri. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk menggelembungkan pipi menyikapi segala yang terjadi. Namun bersenang hati menjalani hari.

Haii, kawan. Berkunjung ke sini, ku ingin kembali meneruskan perjalanan. Untuk melanjutkan langkah-langkah kaki di bumi. Untuk menyapamu lagi. Karena sebelum ini, aku ingat padamu. Engkau yang sering menyambutku dengan ekspresimu. Ekspresi yang ku kenali sejak kita bertemu. Ekspresi yang engkau tata selalu, selalu sama dan tidak pernah berubah. Ekspresi yang membuatku ikut berekspresi sama saat menjumpamu lagi. Karena ekspresimu membuatku mau menirunya. Ya, agar ku serupa denganmu.

Haai, kawan. Engkau mentari. Engkau yang sangat ku kagumi. Engkau yang ku perhati saat kita berjauhan. Engkau yang ingin ku salami dan senyumi ketika kita berdekatan.

Ai! Sungguh, berkunjung lagi ke sini, ku temukan semangat baru. Semangat untuk ku perbarui lagi di sepanjang kebersamaan kita. Semangat yang menjadi temanku saat melanjutkan langkah-langkah kaki. Semangat yang engkau bagi, dan aku pun menerimanya, sejak lama. Semangat yang ringankan langkah-langkah kaki, segarkan pikir, dan legakan ruang hati. Semangat yang bersinar dan bercahaya menerangi.

Haii, kawan. Aku tahu bahwa engkau tidak pernah dapat ku rengkuh. Karena tingginya engkau yang tidak dapat ku raih. Karena jauhnya jarak kita. Engkau yang hanya dapat ku pandangi saja, walau sesekali. Engkau yang sering menyilaukan mataku, saat bersitatap dengan cemerlangmu. Engkau yang senang saat semua memperhatikanmu. Engkau yang terkadang tidak terlihat oleh mata ini. Karena ada yang menghalangi. Sehingga arah tatapku yang terbatas tidak sampai padamu. Engkau mentari di hatiku. Tetaplah bersinar selalu. Walau bagaimanapun, engkau sungguh-sungguh berarti.

Haii, kawan. Sudah sejak lama ku memperhatimu seperti ini. Menyapamu lagi. Mengusaha untuk meraihmu. Mencoba untuk menjangkaumu. Mencoba lagi dan lagi. Namun keterbatasanku ini, menjadi sebuah rintangan. Aku menyadari. Sehingga aku tidak pernah menyerah. Apalagi berkata lelah. Karena tercipta diri untuk melangkah. Tercipta engkau untuk menggugah. Yaps! Aku mau bangkit lagi, saat ingatan padamu bertambah. Ingatan yang membangunkanku dari mimpi-mimpi. Ingatan padamu mencubitku agar tersadar lagi. Supaya tidak berlama-lama melayang-layang bersamanya. Namun kembali ke bumi, dan melangkah lagi. Seperti halnya saat ini. Aku di sini, melangkah seraya memperhatikanmu. Dari bumi. Masih di sini, aku kini. Melangkah, lalu menepikan ingatan beberapa menit saja. Ingatan padamu yang sering terbawa-bawa.

Haii, kawan. Seperti ini ku sering mengakali. Supaya perjalanan ini semakin berarti. Semoga ingatan demi ingatan yang menghampiri, mengajakku kemari. Lalu ku kenali nanti, setelah ku berada di sana. Bahwa kita pernah bersapa lagi. Lagi dan lagi, sapa yang meramaikan hari. Let’s see it all. ^^.

🙂 🙂 🙂

Advertisements

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s