you-will-never-walk-alone
Lanjutkan Perjalanan, Kawan…  ^_^

Hidup adalah rangkaian perjalanan. Perjalanan yang terdiri dari langkah-langkah. Langkah-langkah yang kita tempuh dan kemudian menyampaikan kita pada tujuan. Perjalanan yang masih berlangsung kini, saat nafas masih membersamai raga. Lalu, ke mana kita sedang berjalan? Apakah tujuan yang ingin kita capai?

Ya. Memiliki tujuan dalam perjalanan hidup ini sangat penting.  Karena dengan adanya tujuan, maka kita dapat tersemangatkan lagi dalam melangkah. Langkah-langkah yang sedang kita jalani. Langkah-langkah yang perlu terus ada, selagi kita masih dalam perjalanan. Bersamanya kita bergerak di dalam melanjutkan perjalanan.

Ya, selama kita hidup, maka perjalanan masih berlangsung, kawan. Ayo, lanjutkan perjalanan. Perjalanan yang sangat indah, kalau kita menikmatinya. Perjalanan yang penuh kejutan, saat kita mengalaminya. Perjalanan yang bertabur hadiah, jika saja kita jeli menemukannya. Perjalanan yang hanya sekali. Dan selanjutnya tidak akan pernah terulang lagi. So, hidupkanlah hidup kita dengan perjalanan yang bermakna. Sehingga kelak saat kita di ujung perjalanan, ada yang dapat kita senyumi. Bertepatan dengan sampainya kita di tujuan dengan perasaan lega, bahagia, berbunga-bunga.

Sungguh! Sempurna.

Dalam perjalanan hidup ini, banyak hikmah yang dapat kita petik. Baik saat kita berjalan sendiri maupun ketika ramai-ramai. Ya, selagi kita mau memetik hikmah, maka selama itu pula kita dapat menemukan hikmah. Baik yang tersirat maupun yang tersurat.

Sekali lagi, hanya perlu kejelian.

***

Suka. Ya, aku suka. Sangat suka. Karena sampai saat ini, kita masih dapat berjumpa di sini, teman. Di dalam perjalanan yang sedang kita tempuh ini. Perjalanan yang mempertemukan kita. Meski kita tidak pernah meminta. Perjalanan yang membuat kita dapat saling menyapa dan bertukar cerita. Walau sebelumnya kita tidak merencana.

Perjalanan kita saat ini ‘mungkin’ tidak akan pernah ada, kalau kita tidak mau bergerak dan terus melangkah. Akhirnya perjalanan ini mengingatkan kita untuk bergerak lagi, bukan? Ya, dengan demikian, kita dapat menempuh jalan-jalan yang berikutnya.

Ayo, lanjutkan perjalanan, teman…

Teman, meski kita tidak selalu bersama-sama. Namun ingatan yang saling kita pertukarkan satu sama lain, dapat menjadi penambah energi. Saat lelah menyapa, ketika gundah menerpa. Karena kita yakin, kita selalu bersama. Sama-sama melanjutkan perjalanan. Walau tidak selalu di jalan yang sama. Meski aku di sini, engkau di sana.

Perjalanan yang kita tempuh, memang tidak selalu menyenangkan. Namun seiring dengan kemauan kita untuk menjadikannya perjalanan yang berkesan. Maka, ia pun menjadi sangat menyenangkan. Sehingga sampai pada tahap, kita terlupa dengan lamanya waktu yang kita habiskan untuk berjalan. Yah, saat kita menikmati suatu aktivitas, maka aktivitas tersebut menjadi menyenangkan untuk kita jalani. Termasuk saat melanjutkan perjalanan.

Kemarin…, kita menempuh perjalanan. Perjalanan yang mungkin kita tempuh di jalan sepi, sendiri. Namun esok, belum tentu sama dengan kemarin, bukan? Kalau saja kita mau melangkah di jalan-jalan yang berbeda dengan kemarin. Saat kita mau meneruskan perjalanan lagi. Terus bergerak, melangkah dan berjalan. Maka kita pun akan berjumpa dengan para pejalan lain yang juga sedang melangkah.

Hari ini…, kita melanjutkan perjalanan. Perjalanan yang mungkin kita tempuh bersama-sama. Namun esok, kita belum tentu masih bersama seperti hari ini. Maka, semoga dengan adanya kebersamaan yang kita ciptakan hari ini, menjadi jalan ingatkan kita lagi dengan yang lainnya. Esok, walau raga tidak berdekatan, lagi. Meskipun suara tidak dapat terdengar, lagi. Sekalipun untuk menyaksikan senyuman yang biasa kita pandang, sudah tidak akan pernah lagi.

Maka, teruslah berjalan, kawan.

Karena engkau masih mempunyai kesempatan untuk melakukannya. Esok, lusa, dan nanti. Teruslah berjalan kawan, hingga engkau sampai di tujuanmu. Bergeraklah selangkah lagi. Karena gerakan adalah nyawa kehidupan. Dengan bergerak, engkau sedang berjuang untuk mencapai tujuan terbaikmu.

Saat melanjutkan perjalanan, jangan pernah hiraukan lelah. Karena ia pasti ada mengiringi langkah-langkahmu. Abaikan letih itu. Karena sudah tentu ia mengintip-intipmu yang sedang melangkah. Jangan pedulikan saat ragamu berkata lemah. Selama kekuatan jiwa engkau miliki, maka engkau dapat bangkit lagi, untuk meneruskan perjalanan.

Hal penting yang perlu engkau ingat dalam melanjutkan perjalanan adalah . . . :

“HAYATI setiap PERGERAKAN dan NIKMATI seluruh PEMANDANGAN. Mengapa hal ini sangat penting bagimu? Supaya engkau tidak kehilangan momen berharga untuk menjadi kenangan.”  -So sweetnyaaa…😀

Hai, begini  engkau berpesan buatku teman. Engkau yang ku temui dalam perjalanan.  Engkau yang penuh kepedulian. Sekalipun kita berjauhan, namun sebaris pesan tidak lupa engkau pesankan. Ah, terima kasih kawan. Kawan yang berbudi, menginspirasi walau dengan cara yang tidak pernah ku prediksi. Sehingga ku menghargaimu sebagai bagian dari perjalananku ini. 

Pesan yang engkau kirimkan dengan sepenuh hati. Sehingga saat ku melangkah sendiri, ku jadikan ia sebagai peneman dalam melangkah. Pengganti dirimu yang sedang mengiringiku. Menjadi teman dalam perjalanan. Aaaaaaaaa…. Bahagianyaaaa.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s