“Mau memulai dari diri sendiri, saat ini, dan berani mengambil risiko. Kalau bisa mulailah usaha sendiri, walau baru kecil-kecilan,” begini pesan tersirat yang ku rekam dalam ingatan.  –Suara Hati Seorang Pengusaha Muda

***

Ya, di zaman sekarang ini. Untuk hanya menjadi karyawan dengan gaji yang pas-pasan, tentu tidak selalu menyenangkan. Maka, bersegeralah bangkit, kawan. Mulailah usaha dengan diri terlebih dahulu. Ambil risiko, namun dengan pertimbangan juga. Bukan usaha asal-asalan. Namun ada tujuan yang kita fokuskan untuk kita capai. Sehingga jika kelak dalam prosesnya ada kendala dan halangan atau problem (yang pasti ada), maka kita sudah siap dengan segala kemungkinan yang akan menghadang. Dan selanjutnya menjadi tersemangatkan lagi untuk menemukan solusi demi solusi yang berarti bagi kelanjutan usaha.

Memang, untuk awalnya tidak selalu lancar dan mudah. Namun begitulah, sebagai pengusaha harus memiliki keberanian. Berani bertindak, berani mengambil tindakan. Jalani dan kemudian evaluasi. Dan temukan kejutan demi kejutan di dalam prosesnya. Proses mengeksiskan usaha yang kita jalankan.

Yang namanya usaha, pasti banyak saingan. Saingan dalam pelayanan ini lebih sering kita temukan. Sehingga usaha yang mudah lanjut adalah yang terbaik dalam pelayanannya.

Maka, tingkatkan pelayanan, pelayanan dan pelayanan lagi. Walau untuk hal-hal yang kecil sekalipun. Karena hal yang kecil sangat berarti untuk hasil besar sebuah usaha. Telitilah. Kalau perlu cerewetlah, demi pelayanan terbaik.

Dalam menjalankan usaha, harus memperhatikan hal-hal yang kecil. Termasuk hal-hal yang bagi banyak orang tidak mendapat perhatian. Maka kejelian pengusaha dalam hal ini sangat menentukan hasil yang akan diperoleh dari usaha yang mereka lakukan.

Hayoo, semangat para pengusaha!

Menjadilah yang terdepan dalam bidang usaha yang engkau jalankan.  Dengan terus memberikan pelayanan yang terbaik. Dan senantiasa mendengarkan kata hati, pastinya. Lalu bergeraklah dan terus berjuang.

Yakinlah bahwa rezeki ada di manapun, yang pasti engkau mau berusaha. Berbaik-baiklah dalam menjalankan usaha, dengan tujuan untuk kebaikan. Untuk perkembangan usaha menjadi yang lebih baik dalam bidang yang engkau pilih. Karena setiap orang ada bagiannya masing-masing. Dan saat engkau telah memilih menjadi bagian dari usaha yang engkau jalankan, bersemangatlah. Lagi, dan semangat lagi. Untuk bangkit dan teruskan perjuangan, saat ini, esok, dan nanti.

Oiya, satu lagi yang engkau beraikan, bahwa dalam usaha juga didukung oleh faktor kesempatan, yaa. Iya, iya, betul kawan. Karena tanpa kesempatan, maka kita terkadang tidak tahu, bagaimana cara memulai usaha. Namun saat kesempatan itu datang, cermatlah dalam memetiknya. Dan satu lagi, jangan pernah menyiakan kesempatan yang datang menemuimu.

Usahakan kesempatan yang mendekatimu untuk senantiasa ada di dekatmu. Rengkuhlah ia, sambutlah dengan  kebahagiaan. Sebab usaha yang dijalankan dengan kebahagiaan dan kelegaan, insyaAllah berujung senyuman.

Satu lagi, dalam menjalankan usaha, walaupun kecil,  jalani dengan senang. Jangan sampai ada beban dalam perjalanan usaha. Senanglah menempuh prosesnya. Maka, saat engkau sudah senang, akan ada jalan-jalan dan pintu-pintu lainnya yang terbuka, saat satu jalan terlihat buntu di depan. Atau pintu yang satunya tertutup. Jelilah, dalam mendeteksi kondisimu saat menjalankan usaha. Intinya adalah, jalani dengan enjoy, perasaan menikmati.

Ya. Bersenang-senanglah. Karena hidup adalah untuk hal yang demikian. Supaya hasil maksimal ada di telapak tangan.

Gigihlah berjuang dan terus belajar, kawan.

Rajin berusaha dan jangan lupa berdoa, teman.

Karena kita berusaha sedangkan hasil akhir adalah ketentuan Tuhan.

Selalu libatkan DIA dalam setiap langkah-langkah perjuanganmu menjalankan usaha. Niscaya, engkau siap menyambut hari esok yang akan engkau jelang dengan tenang. Dan menjalani hari ini dengan senang. Lalu tentang hari kemarin, jadikan sebagai genangan pengalaman dan pengetahuan.

Semua orang juga melakukan. Engkau juga berani, bukan?

***

Dan aku sebagai penyemarak semangat pengusaha muda, ingin menitip pesan cinta buatmu kawan. Bahwa sebagai seorang ‘big boss’ untuk karyawanmu, senantiasalah baik. Baik-baiklah, penuh kebaikan, dan beri mereka senyuman ikhlasmu saat bertemuan. Karena itu tidak mengurangi kewibawaanmu sebagai rekan kerja yang menyediakan lapangan kerja buat mereka. Namun mereka akan semakin menghargaimu, mensahabatimu, dan hasil kerjanya juga optimal. Sebab engkau memperlakukan mereka dengan keakraban. Tunjukkan bahwa engkau adalah seorang kawan, baginya. Kawan yang mereka perjuangkan tetap ada dan semakin maju usahanya. Sehingga engkau masih dapat menjadi jalan rezeki bagi mereka.

Berbaik-baiklah dengan kawan-kawanmu. Baikilah ia dan perhatikan keadaan mereka, walau tidak secara keseluruhan. Namun sedikit perhatian yang engkau layangkan, menjadi ingatan mereka sepanjang jalan kehidupannya. Walau selanjutnya kalian tidak lagi bersama, namun kenangan yang mereka petik saat berjuang bersama dalam usahamu, menjadi bagian dari kisah kehidupan mereka. Inilah yang namanya, merangkai peradaban.

Ah, sejauh pertemuan kita yang sejenak ini kawan, aku bersyukur. Karena engkau menitipku pesan-pesan. Walau sebelumnya kita tak pernah bertemuan. Namun engkau abadi di sini, dalam tulisan. Maka, tersenyumlah, karena bagiku, engkau berarti. Hihihiiii. See you, again.  😀

Engkau dan aku,  kita berbeda. Namun mempunyai satu cita yang sama. Untuk menjadi lebih baik dengan melakukan yang terbaik saat ini, dimulai dari diri sendiri.

#CatatanSeorangPenyemarakSemangatBagiPengusahaMuda

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s