“Ya, Najib panggilannya, lahir tanggal 15 September 2016,” tambah sang Bunda diantara percakapan kami sore hari dua pekan yang lalu.

***

Bayi yang lucu, ganteng dan aku menyukainya. Tepat setelah ummi Najib mengirimiku sebuah foto close up, as my asked. Aku terharu. Bagaimana tidak? Karena aku semakin yakin dengan kekuasaan-Nya. Bahwa janji-Nya adalah benar. Ia menciptakan kita berpasang-pasangan. Dan bila waktu bertemu pasangan telah sampai, selamat yaa. Engkau sudah menemukan bukti kekuasaanNya. Maka, bersyukurlah…

***

Ya, aku terharu. Karena itu aku ingin mengabadikan dalam catatan. Sebagai bagian dari kisah perjalanan, menemukan hikmah dari kehidupan. Menciptakan alasan untuk mau lagi menghadirkan senyuman. Supaya segala yang ada menjadi jalan untuk meningkatkan kesabaran. Segala yang tiada menjadi jalan untuk semangat melanjutkan perjuangan. Semoga, segalanya semakin mendekatkan diri kepada-Nya.

Aku terharu, karena masih lekat dalam ingatan. Setahun yang lalu, tepat setahun yang lalu. Ketika kami (aku dan ummi Najib) bertukar pikiran. Ketika kami menyempatkan waktu untuk berbagi perasaan. Ai! Sesama perempuan, tentu banyak yang dapat kami pertukarkan. Kami saling berbagi kisah dan pengalaman, termasuk beliau yang akhirnya menemukan pasangan.

“Iya, ada yang datang, namun sama mama ditolak,” Huuwwwaaaa, tersirat jelas bagaimana perasaan yang beliau alami ketika itu. Perempuan anggun nan ku idolakan. Beliau yang menjadi figur untuk ku jadikan teladan. Beliau muslimah yang selalu ku rindukan saat kami berjauhan. Kami adalah teman seangkatan di sekolah menengah pertama.

Aku pun merasakan. Bagaimana keadaan yang beliau alami saat menceritakan pengalaman dalam menemukan jodoh idaman. Dari kejauhan, kami masih sempat saling berpesan, untuk tetap melanjutkan perjuangan. Supaya saling mendoakan. Hingga akhirnya, semua pun terjawab sudah. Beberapa bulan setelah kami bercakap-cakap, beliau mengabarkan berita bahagia. Tentang pernikahan.

Engkau pun mengingatku, kawan dan mengirimkan undangan untuk merayakan kebahagiaan. Kita yang pernah berbagi kisah dan perjuangan. Ah, terharu bukan tanpa alasan.

“Barakallaah, teruntuk sahabatku tersayang,… Meski di hari bahagiamu aku tidak datang dengan raga dan senyuman, karena kondisi yang tidak memungkinkan. Semoga engkau memaafkan, memaklumi dan merelakan. Namun seuntai doa ku alirkan untukmu kawan. Seberkas ingatan ku sampaikan melalui semilir angin yang semoga sampai padamu.”

Daaaannn… Setahun kemudian, kita kembali bersapaan. Aih! Sudah ada seorang jagoan bersamamu. Jagoan titipan-Nya. Selamat berbahagia dengan semua kepercayaan yang Ia titipkan. Yakin engkau bisa, bisa, bisa. Menjadi seorang perempuan yang merupakan madrasah bagi anak-anak tersayang. Alhamdulillah, bahagia dan terharuku menyaksikan senyumanmu. Senyuman keibuan, senyuman persahabatan. Dengan seorang bayi dalam dekapan, di lain foto close up yang engkau bagikan.

Buatmu kawan, selamat melanjutkan perjuangan berikutnya. Jalan kita masih panjang. Mari, tetap saling mendoakan, meski berjauhan. Karena tiada jarak yang dapat membatasi pertemuan ingatan. Selamat berjumpa lagi, kawan. Bersama senyuman yang lebih indah, tentunya.

***

“Ananda, … Najib Fitra, selamat datang di bumi yang penuh dengan hiasan. Selamat merasakan kehangatan dan kedinginan yang ia tawarkan. Selamat berjuang, Nak… Selamat melanjutkan perjalanan, di atasnya. Bahagiakan Ummi yaa, Abi dan semua yang penuh kasih, sayang, cinta padamu. Beri mereka sebaik-baik pemberian yang mampu engkau lakukan. Wholeheartfully.” –Pesan dari Ammah Yani😀

Salam seorang kawan dari kejauhan. Jauh di mata, memang. Namun kita sering berdekatan di dalam hati, iya, kan, yaa?  Terima kasih untuk berbagi kebahagiaan dan selamat menjelang kebahagiaan berikutnya, yaaa…

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s