Jelas berbeda, ekspresi yang ia punya dari waktu ke waktu. Terkadang tersenyum manis bersama pelangi nan ayu. Terkadang tertawa riang bertemu mentari nan gagah rupawan. Sesekali melirik mendung dengan pilu. Bahkan tak jarang membersamai titik-titik bening permata kehidupan nan meluruh, menderas membasuh alam.
Begitulah langit melengkung. Ia ada menaungi hari-hari yang manis sesiangan.

Semalaman bercengkerama dengan para bintang dan terkadang purnama nimbrung.

***

Sepanjang waktu. Begitu. Selalu.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s