Ehey, you. How are you today? You are who a part of my day lately. Because of I came to you and you received me. 

Dear, you. Ya, this note is for you. I wish your face full of smile when we are together. Smile that come from your heart. Your beautiful heart. Karena melihat wajah yang tersenyum, aku suka. Senyuman yang melambangkan kebahagiaan. Sehingga hatiku senang dan tenang selalu saat bersamamu. Namun saat kita berjarak raga, ku dapat tersenyum saat mengingatmu. Mengingat senyumanmu. Senyuman indah dari hati. Hati yang berseri. Sehingga wajahmu pun berseri-seri.

Aku tersenyum, karena besarnya rasa syukurku atas kehadiranmu dalam duniaku. Engkau yang mewarnai hari-hariku, melukisnya menjadi lebih semarak lagi. Hari-hari di masa depan yang kita tidak pernah tahu pasti akan seperti apa hasil lukisannya. Namun dengan melukis bersama, kita belajar untuk bersabar untuk hasil yang tidak sesuai dengan harapan. Sedangkan ketika harapan menjadi kenyataan, kita belajar bersyukur lagi, menambah syukur, memperbanyak syukur. Karena Allah percaya menitipkannya pada kita. Supaya kita mensyukuri nikmat-Nya.

Hey, you. Ya, engkau yang kini bersamaku. Engkau yang tidak pernah terbayangkan olehku sebelumnya. Engkau yang sahaja, ramah, lembut, namun tegas. Engkau yang sudah mampu menjadi dirimu sendiri, dan itulah engkau saat ini. Dirimu yang sedang ku pandangi, ku perhatikan, ku pesonai. Aku menyukaimu. Karena binar wajahmu yang penuh senyuman.

Berdiri di tengah kokohnya bangunan kepribadianmu, menarikku untuk  berlama-lama membersamaimu. Agar ku sempatkan waktu untuk belajar darimu, untuk menjadi pribadi yang tegar, kuat, dan kokoh. Walau aslinya ku anggun, mudah terbawa perasaan, dan juga tak sekuat dirimu. Akan tetapi, dengan bersama seperti ini, aku mengerti, bahwa engkau melengkapiku dan aku pun menghiasimu. Karena kita ada untuk bersama.

Baru beberapa saat aku di sini, di dekatmu dan aku terpukau oleh kemegahanmu. Aku ingin berlindung di bawah atapmu. Would you?

🙂🙂🙂

Sept 8, in front of Grand Palace Residence

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s