Sukses adalah perjalanan. Perjalanan yang kadang melelahkan. Kelelahan yang membuatmu ingin henti melangkah. Karena engkau merasa tidak sanggup lagi menapak. Ah, jangankan untuk menapak, bergerak saja engkau bilang tak mampu lagi. Maka, engkau pun tertunduk lunglai, lesu tak bertenaga seketika. Hai, ingatkah engkau teman? Bahwa sesungguhnya sukses adalah perjalanan panjang. Perjalanan yang perlu engkau tempuh. Perjalanan yang harus engkau taklukkan. Dan perjalanan yang semestinya engkau nikmati.

Ya, nikmatilah perjalanan suksesmu. Sukses yang mungkin sudah engkau raih saat ini. Namun karena engkau lupa menikmati, maka sukses seperti jauh di depan. Padahal, kesuksesan sudah di dalam genggaman tanganmu.

Pegang erat suksesmu, dengan melakukan yang terbaik, saat ini, di sini, hari ini. Jangan menunggu esok, lusa atau nanti. Jangan pernah menunda kesuksesan. Jangan juga mengimpi kesuksesan, tanpa melakukan aksi nyata saat ini. Dan apapun yang engkau lakukan saat ini, yakinlah bahwa ia merupakan bagian dari suksesmu. Maka, lakukanlah yang terbaik, teman. Jangan sia-siakan waktu mudamu, jika saat ini engkau masih muda. Jangan abaikan masa luangmu, jika saat ini tidak ada kesibukan yang engkau emban. Jangan pula terbuai oleh pujian ‘sesaat’, namun jadikan ia sebagai pemacu semangatmu untuk semakin melesat. Jangan berputus asa juga oleh hinaan, karena sesungguhnya ia dapat menjadi pendorongmu agar bergerak lebih gesit lagi, berbuat lebih baik lagi. Dan teruslah bergerak, melangkah dengan indah dalam berbagai situasi. Karena engkau tidak akan rugi.

Kalau engkau ingin memberi, memberi saja dengan suka hati. Jika mau meminta, memintalah sebagaimana yang engkau butuhkan. Dengan penuh percaya diri, bersama kesungguhan hati. Saat memberi, mungkin ada yang menolak pemberianmu. Namun teruslah memberi. Hingga pemberianmu berkata, saatnya berhenti. Dan ia akan menyampaikan padamu saat engkau telah mati. Dan mungkin saat engkau meminta, tidak semua permintaanmu terkabulkan. Namun tetaplah berendah hati dengan terus menjaga harapan. di hati. Harapan agar di beri. Hihiiihiii… Tapi jangan hanya menunggu saja, yaa, namun terus diiringi usaha lagi.

Sukses adalah perjalanan. Dan perjalanan adalah usaha. Usaha untuk terus berubah, berbenah, melakukan yang terbaik, untuk hasil yang terbaik. Sehingga sukses tidak terjadi begitu saja, sekejap mata. Namun membutuhkan waktu, usaha, try and error berulang kali, bahkan tidak terhitung lagi jumlahnya. Karena mereka yang menyadari bahwa sukses memerlukan proses, menikmatinya. Ya, ia sangat menikmati waktu demi waktu yang ia pergunakan untuk menggenggam sukses.

Dalam perjalanan sukses, memang banyak kekeliruan yang ia alami. Berulang kali mencoba, dan berulangkali pula ia mengalami kegagalan dan kesalahan. Namun semua itu tidak menyurutkan semangatnya untuk melakukan yang terbaik, terbaik, dan yang terbaik. Hingga akhirnya, kesuksesan mensenyuminya dan berkata, “Selamat yaaa… dan berbahagialah.”😉

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s