Tidak mengapa. Kalau dalam usia segini dan segunu engkau masih juga single. Jadikan sebagai kesempatan untuk berprestasi, berkreasi, berkarya dan mengaktualisasikan diri. Manfaatkan masa yang engkau jalani tersebut sebagai masa untuk mengenali diri, menjadi diri sendiri dan pastikan bahwa engkau enjoy menjalaninya. Jangan jadikan sebagai beban atau malah semakin memperumit keadaan. Ayuk buka lagi cakrawala pandang. Perkuat teguh hatimu, perluas terus pengetahuanmu, dan tambah tumbuhkan wawasanmu. Yakinkan dirimu melakukan yang terbaik di berbagai moment dalam hari inimu. Menjadilah lebih baik, walau single masih menjadi gelarmu.

Engkau seorang single saat ini? Haii, jangan berkecil hati, kawan. Karena sesungguhnya engkau tak benar-benar sendiri. Pun, bukan hanya engkau yang single saat ini. Melangkahlah, membacalah, memperhatikanlah, menelitilah. Maka akan engkau dapati, para single di luar sana yang happy dengan dirinya. Karena mereka menyadari, bahwa mereka tak sendiri.

Meski engkau seorang single, kini. Usahlah bercemas diri, kawan. Tersenyumlah lebih indah saat ini. Senyuman terbaik yang engkau persembahkan untuk dirimu. Senyuman yang mensenyumkan sesiapapun yang mengenalimu. Karena mereka tahu, engkau semakin kuat, kini. Meski single masih menjadi bagian diri.

Sebagai sesama single seperti yang engkau alami, aku pun menyadari. Setidaknya ku berusaha memahami diri. Ku belajar mengerti situasi. Aku belajar lebih baik lagi, tentang makna single ini. Lalu menjadikannya sebagai bahan perenungan. Untuk menjemput inspirasi dan menebarkannya di bumi.

Sebagai seorang single di usia yang sudah lebih dari seperempat abad ini, aku pun pernah hampir kehilangan motivasi. Aku bahkan hampir kekurangan semangat diri. Hari-hari pun seakan tiada arti. Sepi.

Namun setelah sekian lama berlalu. Tahun berganti dan waktu berlari. Termasuk perubahan usia dan hitungan hari. Maka di dalam pergantian masa itulah aku memaknai. Mengambil hikmah, memetiki makna. Selanjutnya ku jadikan sebagai jejak-jejak perjalanan diri. Setelah itu, melangkahku lagi. Bangkit setelah terpuruk. Bergegas setelah terlalai. Karena ku yakin, keadaan kita akan berubah kalau kita mau mengubah. Kehidupan kita akan semakin meriah kalau kita mau berbenah. Hari-hari bertambah megah, saat kita berkenan menggugah diri untuk terus termotivasi. Bukan malah alergi dengan ke-single-an ini. Namun hanya menikmati. Karena tiada yang abadi, di dunia ini. Termasuk masa-masa sendiri. Single pasti berlalu…

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s