Engkau adalah raja bagiku. Seorang yang sangat ku hormati dan ku perlakukan dengan pelayanan terbaik. Karena bagiku, ucapmu adalah titah dan bicaramu merupakan sabda. Sedangkan seluruh gerak, sikap dan mimik wajahmu menjadi penanda bagiku tentang kepuasanmu. Untungnya aku menjadi pelayan bagimu, karena melayani urusanmu adalah kesenangan bagiku. Maka sudah seharusnya menampakkan wajah cerah bersama senyuman, untukmu. Dan dapat kupastikan bahwa senyuman demi senyuman yang ku pamerkan padamu adalah senyuman terindah lagi tertulus. Senyuman dari hati yang suci nan bening, ikhlas.

Hari ini seperti biasanya, engkau kembali ku layani dengan pelayanan terbaik. Pelayanan prima nan membuatmu tersanjung. Karena segera senyuman mengembang dari wajahku, saat pertama kali aku melihatmu. Lalu ku sapa engkau dengan suara merduku, diiringi mimik wajah bersahabat dan ramah. Ah! Aku tahu engkau tersipu dan terkagum. Namun aku tak mau memperhatikanmu terlalu lama dalam kondisi begitu. Karena bisa saja engkau semakin malu. Lalu engkau pun menjadi tak nyaman. Sedangkan kenyamananmu adalah prioritas utamaku, bukan? Maka, sejenak setelah ku melirikmu, aku pun melanjutkan tugasku melayanimu. Sepenuh hatiku, sesungguh jiwaku. Aku menjalankan pelayanan dengan semangat yang terus bertambah dan semakin bertambah, saat kemudian engkau memberiku seulas senyum manismu. Senyuman yang ku hayati dan ku kantongi. Di ruang jiwaku, terselip indah senyumanmu. Untuk ku jadikan pewarna hariku dan penyemarak ingatanku terhadapmu. Wahai sang raja, yang ku cintai.

Mencintaimu wahai rajaku, adalah perlu. Karena kalau sudah hadir cinta, maka apapun yang ku lakukan untukmu menjadi lebih ringan dan berhasil luar biasa. Maka adanya cintaku terhadapmu ku tunjukkan melalui sorot mataku yang teduh bermartabat, sopan tak jelalatan. Namun penuh kerinduan saat engkau kembali mendekatiku setelah lama menjauh. Engkaulah pembeliku, sang raja bagiku. Karena satu-satunya raja di hatiku adalah namamu ‘customer’.

Lovely Smile,
-My Surya-
@BaitiJannatii

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s