~`•°~Perubahan Memerlukanmu~°•`~
10 April 2016, di kamar pribadi

Dalam waktu terakhir, berapa lama engkau diam, teman? Karena memang aktivitasmu mengharuskan demikian kah? Atau diammu tanpa melakukan apapun?

Sepanjang hari ini, berapa tempatkah yang engkau kunjungi, teman? Untuk kepentingan apakah? Berapa lama engkau di sana?

Di lokasi terdekat denganmu teman, apakah yang engkau lakukan? Bersama siapakah? Dengan sarana apakah? Karena ada yang memintamu atau inisiatif sendiri? Lalu, apakah motivasimu melakukannya?

Tak penting di manapun engkau berada. Tidak juga terlalu perlu bersama siapapun engkau saat ini. Karena hanya ada sebuah aktivitas yang harus engkau laksanai segera, yaitu bergeraklah!

Bergeraklah, meski sesungguhnya engkau tak mau bergerak. Karena terkadang untuk perubahan, memang perlu dipaksakan. Agar terbiasa, ada kalanya kita perlu menajamkan kemauan. Kalau tidak demikian, maka selamanya kita akan begini-begini saja tanpa perubahan. Jadi, bergeraklah saat ini, di sini, walau sendiri. Maka akan ada yang menjadikanmu inspirasi. Tentu saja untuk pergerakkannya pula. Demi meraih citanya, dalam meneruskan perjuangan cintanya. Meski engkau tak akan pernah tahu peranmu di dalam pergerakkannya.

Bergeraklah! Meski gerakkanmu pelan. Walau usahamu tertatih. Walau awalnya kaku. Meski lidahmu kelu. Namun kalau terbiasa, maka engkau bisa. Engkau bisa mencapai tujuanmu dengan bergerak walau perlahan. Dengan iringan doa dan istiqamah, insya Allah.

Bergeraklah senantiasa. Meski engkau tak mampu lagi. Karena saat bergerak, engkau menemukan harapan baru. Bersama gerakkanmu ada asa yang mendekatimu. Dan setiap gerakmu yakinkan senantiasa dalam kebaikkan, untuk perubahan.

Bergeraklah! Karena kalau diam berarti engkau mati. Sedangkan bergerak adalah upayamu untuk hidup ribuan tahun lagi dan lagi. Meski ragamu akan mati juga, akan tetapi semangatmu terus menyalakan lentera jiwa-jiwa yang pernah mengenalmu. Karena mereka ingat, berbait-bait pesanmu tentang bergerak. Maka mereka melanjutkan gerakkannya, seiring semburat sinar mentari yang muncul di ufuk Timur. Selalu. Setiap hari.

Mereka yang bergerak, tidak pernah menanti. Namun lebih cekatan mengayunkan kaki dan menggerakkan jemari. Mereka susuli ketertinggalan di hari-hari lalu dengan semangat membubung tinggi hingga ke arsy.

Bergeraklah sekali lagi. Sebelum engkau mati. Selagi nyawa menemani diri. Sampai sepenuh jiwamu pergi. Maka bersamanya, bergeraklah sekali lagi. Bergeraklah selangkah lagi. Walau sepi. Meski sunyi. Bahkan jika hanya sendiri. Karena gerakkan adalah nyawa kehidupan. Gerakan menjadi lentera menyala terang di kegelapan hari.

Gerakkan bibirmu, untuk memuji-Nya. Gerakkan hatimu dalam mengingatnya. Gerakkan pikirmu, agar ia tak hampa. Gerakkan jiwamu, untuk mengguncang dunia. Dan ciptakan perubahan dengan bergerak!.

Lovely Smile,
-My Surya-
@BaitiJannatii

4 thoughts on “Bergeraklah!

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s