Hai cinta, apa kabarnya?
Apakah masih setia menemani saat usia kami menyenja?
Bagaimana engkau menempatkan diri ketika perlahan pesona raga ini memudar?
Sempatkah engkau menyalakan lagi semangat kami, pada detik-detik akhir usia?

Ya. Ya.
Supaya kami ingat dan kembali teringat, untuk menyapa-Nya.

Wahai cinta, berpuluh tahun usia berganti.
Semoga engkau senantiasa peduli.
Untuk mensenyumkan kami hingga akhir nanti.
Karena tak mudah mensenyumi, bila engkau pergi.
Tak indah sesudut bibir ini, tanpamu menyertai senyuman kami.[]

Lovely Smile With,
~My Surya~
@HomeSweetHome

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s