Haaaii dunia mayaaa… !😀 Bagaimana kabarnya apakah baik-baik saja? Lama tak jumpa yaa. Semoga bahagia senantiasa menyertai kita, melingkupi semesta, hingga dunia maya menjadi tempat yang semakin indah untuk berbagi suara hati.

Iyess, karena salah satu tujuanku di sini, menjengukmu lagi, untuk sebuah misi. Misi perdamaian, berdamai dengan diri sendiri. Karena terkadang, dunia nyata memberiku amunisi-amunisi yang membuat diri frust4si, d3pr3si, sampai hanyut terbawa em0si.

Makanya, sejenak di sini semoga dapat menginspirasi, menemukan motivasi walau ilusi. Selain itu, sebagai wadah untuk berkreasi dan berimajinasi lebih tinggi. Dengan harapan, suatu hari yang tak pasti, nanti atau hari ini, ada hati yang terobati. Ada jiwa yang tersenyumi, ada seseorang yang mengapresiasi. Dan dengan begini, semangat hidupku mekar lagi, berseri. Secerah sinar mentari. Tak lagi mendung, seperti cuaca dalam sepekan terakhir.

***

Suka. Aku suka. Ya. Aku sangat suka membaca. Membaca mutiara kata, apalagi. Karena apa?

Mutiara kata. Aku sangat menyukainya. Karena di dalamnya terurai kalimat-kalimat penuh makna, berpesan penting, dan dalam bentuk kalimat pendek. Ya. Sering ku mencari-cari kesempatan untuk dapat membacanya. Baik offline maupun online. Nah, tentang hal ini, aku sangat berkesan. Saat pertama kali belajar online, dulu, dulu sekali, maka kalimat pertama yang sering ku ketikkan di wajah mas Google adalah kata-kata mutiara, bla bla blaaa. Hahaa. Karena aku suka.

Walaupun kehadiranku ke dunia maya bukan untuk main-main saja, namun nyari referensi belajar. Dan hingga saat ini masih sama. Masih ku biasa.

Nah, dalam sebuah kesempatan, ketika ku asyik berkelana di lembah maya ini, tersesatlah aku di sebuah link. Link yang membawaku pada lembaran penuh ekspresi. Sampai akhirnya, kesempatan ku petiki. Yang semula hanya untuk baca-baca saja, selanjutnya berselingan dengan nulis diari. Hihii. Diari berisi pikiran ini, berbentuk loncatan perasaan, bahkan realita di lapangan, tak luput ku amati. Lalu berceceranlah ia di sini, memenuhi diari. Dan kadang pula, aku sisipi dengan imut-imut inspirasi, menuturkan suara hati, berupa mutiara kata. Semoga berarti sampai nanti, ku menutup mata.

Lagi. Lagi dan lagi, aku suka. Sangaatt suka. Aku suka membaca kalimat-kalimat bermakna. Berbentuk paragraf, maupun hanya beberapa patah kata. Aku menyukainya. Apalagi kalau di dalamnya bersentuhan dengan suasana hati. Maka aku kuliti hingga ke dasarnya. Ku timang-timang lama sekali, ku hayati sepenuh hati. Sampai ku mengerti, ternyata maknanya begini dan begini. Lalu, terkadang ku jadikan sebagai inspirasi, untuk merangkai mutiara kata versiku sendiri. Supaya mudah teringat lagi, kapan saja ku memerlukannya.

Mutiara kata, atau kata mutiara, sama saja. Intinya adalah berisi motivasi atau inspirasi. Sering ku koleksi beberapa mutiara kata yang unik, cantik dan menyentuh hati. Lalu ku abadikan dalam diari. Termasuk saat ku menerima pesan-pesan singkat dari teman, sahabat, keluargaku, kolega atau relasi. Ku susun rapi dengan teliti. Hingga pernah pada suatu hari, seperti biasanya, sebelum ku mengosongkan pesan-pesan di hape, maka ku pilih yang berisi kata mutiara untuk ku salin di diari. Dan saat itu, seorang teman mengomentariku, "Ngapain juga disalin isi sms-nya. Yaniiii, Yanii, ada-ada aja. Kayak yang kurang kerjaan." Sedangkan aku terus melanjutkan menyalin seraya mensenyumi, tanpa peduli diomeli lagi. Karena ku yakini, mereka berarti sehingga tak boleh pergi begitu saja, sebelum ku catat di diari. Dan dalam kesempatan lain, ku baca lagi, untuk ku pahami.

Begitulah, tentang kesukaanku dengan mutiara kata. Hingga detik ini. Kalau engkau punya koleksi, pun boleh bagi-bagi. Yuuu’ kirim kemariiiii, buat nambah koleksi diari kami. Aku pasti senang sekali. []

Lovely Smile With,
~My Surya~
@HomeSweetHome

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s