Larutan Danau Kehidupan

Melentur-lenturkan pikiran. Melembut-lembutkan perasaan. Melangkah-langkahkan jemari. Agar mereka terbiasa, begini.

Hari ini tidak sama dengan kemarin. Begitu pula dengan esok. Karena seiring perputaran jarum jam, selalu ada perubahan. Baik di dalam diri kita, apalagi di luar sana. Yah, semua berganti dan bertukar. Terus bergerak dan beredar. Lalu, bagaimanakah kita menyikapinya?

Kalaulah saja kita ikut dengan perubahan, maka tak akan pernah kita mau diam walau sebentar. Karena perubahan tak pernah menunggu. Namun ia terus melaju, menderu, menyerbu, bergemuruh dan bahkan terburu-buru. Sehingga siapapun yang lesu dan kuyu, akan tergilas. Sesiapa yang malas dan lemas, akan terlindas. Tentu kita tidak mau, bukan?

Di seberang sana, saat kita pulas di sini, aktivitas berlangsung dengan gegas. Ketika kita masih berjalan, di belahan bumi lainnya, orang-orang sudah melesat. Ketika kita baru mau bangkit, mereka sudah duduk manis di bulan. Ah, perubahan sungguh cekatan. Ia tak peduli keadaan. Siapa yang pelan, sikat saja. Siapa yang tanpa semangat, tertelan masa.

Melihat kondisi ini, aku sungguh prihatin. Ditambah lagi dengan cuaca yang kurang mendukung. Maka ku perhatikan keadaan dari kejauhan sebelum mengambil peran. Karena kalau saja salah memutuskan, alhasil penyesalan. Dan pertanyaannya adalah … what should I do?

Untuk berbaur dengan perubahan? Ketika kondisi pikiran ternyata masih jauh dari harapan. Sedangkan perasaan, entah bagaimana rupanya. Ia yang terlanjur dalam tenggelam di danau kehidupan. Mestikah kami hanya diam dan menjadi larutan? Lalu diminum orang yang kehausan?

Lovely Smile With,
~My Surya~
@HomeSweetHome

🙂 🙂 🙂

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close