Sekawanan bayu berarak, berhembus, bercengkerama, di tengah laut lepas. Seraya menyapa geladak kapal, mereka bersenyuman sesamanya. Ada yang cubit-cubitan, hingga tertawa-tawa saking senangnya. Mereka lalu asyik sesiang begini, menikmati pemandangan laut lepas, gelombang berkejaran, dan air asin nan bening. Bening, segar, dan sebagiannya ada yang hangat tercengkeram sinar mentari nan menyengat.

Bayu. Mereka masih bersama. Sesekali ada diantara mereka yang iseng menepikan buih-buih, lalu membawanya ke tepi pantai. Hingga pepasir yang sibuk menyusun diri dalam genangan air pun teriak. Sedangkan buih berbisik lembut pada mereka, "Hai, jangan teriak-teriak, sayang… bersyukurlah, karena aku datang membawa kedamaian. Aku, buih-buih yang ramai sekawanan, baru saja memperoleh kebaikan, dari bayu nan dermawan. Ya, jauh dari tengah lautan sana, mereka menggiringku perlahan, pelan-pelan, penuh kelembutan. Hingga aku sampai di hadapanmu dengan senyuman. Haiii, adakah engkau bersabar karena aku datang sesiang ini, kawan?

"Senang sih, senang. Tapi, lihatlah teman, akhirnya aku berpencar dengan saudara-saudaraku, mereka ketakutan seperti itu, berlarian tak tentu arah," omelan pepasir seraya memanyunkan bibirnya lima senti.

"Hehee. Peace, kawan. Aku tidak akan lama di sini, sebentar saja. Hanya iseng, kok, seperti bayu yang tanpa rasa bersalah menggiring kami ke tepi laut begini. Padahal kan kami tadi pun asyik bereuni di laut lepas," buih-buih pun tak mau kalah. Namun ia tersenyum menjelaskan tentang keberadaannya hingga sampai di tepi pantai, pada pepasir yang terkena sentuhannya.

"Iya, iya, iyaaaa… jangan-jangan ulangi lagi, yyhaaa, kawan," jawab salah satu pasir yang lebih besar dari teman-temannya. Tampaknya dia yang lebih dituakan di dunia perpantaian.

"Okeey, tapi, tapi, tapi besok kalau aku rindukan kalian, aku akan datang lagi, walau tanpa kehendak sendiri. Karena bayu sangat tahu, rinduku padamu tak pernah layuuu," ceriwis bebuih seraya berlarian. Berpencar, lalu kembali ke arah laut lepas. Sedangkan pepasir melepas dengan geleng-geleng, angguk-angguk. Karena dia mengerti karakter teman sealamnya yang satu ini. Buih-buih.

Pepasir tersenyum kemudian, karena mereka tak lagi kekeringan. Mereka bahagia. Mereka sudah segar, kini. Bersama buih, beberapa dari mereka ada yang turut pula ke dalam air laut, untuk berendam.

Sedangkan tidak jauh dari lokasi pantai, sebuah batu duduk menyepi. Ia berdiam diri. Menanti sang pujaan hati, mungkin.-

Sementara bayu yang sekumpulan tadi, asyik menyapu air, menepikan poni-poni pengunjung pantai yang menikmati nuansa pantai di bawah terik mentari. Terkadang pula ia bergegas mencolek-colek batu, namun ia tidak bergeming.

Tidak lama di tepi pantai, sekumpulan bayu pun bersemilir, menuju lembaran daun kelapa, menyapa awan, menembusnya, hingga sampailah di sebuah desa.

Di desa kecil, mereka berada kini. Sebuah desa tidak terpencil. Karena desa berada di ruas jalan Lintas Sumatera, di antara pepohonan di kiri dan kanannya. Sejenak bayu tertegun diantara semilirnya. Karena mereka merasakan suatu tarikan yang mengajaknya mendekat. Ke manakah? Di manakah?

Sempat pula bayu mengedarkan arah pandang, sejenak. Namun tidak ada apa-apa. Bayu penasaran. Karena hening menyapa. Sepi seketika. Lalu bayu bertanya pada rumput yang kemudian menjawab dengan suara lembutnya.

Bayu, "Hai, rum… lama tak jumpa, apa kabarnya?"
Rumput kejut-kejut, (menunduk) "Aku ngantuk…"

Beberapa saat kemudian, diam.

Rumput kejut-kejut tertidur nyenyak. Sedangkan bayu, berekspresi hampa. Kecewa. Ia menyapa, namun yang disapa malah … []

Dan beberapa saat
Lovely Smile With,
~My Surya~
@HomeSweetHome

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s