Haai teman, bagaimana kabar keluarga? Apakah sehat semua? Lalu, ke mana sajakah aktivitas akhir pekan mu engkau habiskan? Akhir pekan menjelang akhir bulan, akhir pekan yang menawan. Apakah engkau berakhir pekan bersama keluarga bahagia di sana? Atau masih sama ketika kita bersua dulu, berdua saja denganku. Namun kini, saat aku jauh di sini, engkau sendirian saja kah? Ah… Aku yakin tidak. Semoga, engkau sedang kumpul keluarga besar yaach. Selamat berakhir pekan, teman. Selamat menikmati liburan, semoga bahagia selalu yaa.

Berkisah tentang akhir pekanku, di sini, maka aku ingin berbagi cerita. Cerita tentang dunia. Dunia kecil saya. Hahaa. Selalu saja, kalau tak tentang kita, tentang aku atau tentang engkau saja ku coreti dunia maya. Namun kini aku mau curhat dong, dear diari… Marii, Hihi.😀

***

Hingga pekan ini, aku belum menikah. Yah. Karena pernikahan yang menjadi impianku belum menjadi kenyataan. Mengapa? Silakan tanya pada sekeping rasa. Semoga damai ia meneruskan perjalanan. Sebagai teman dalam perjalanannya menemukan belahan jiwa. Hahaay. Aku bisa gila kalau sudah berbincang tentang tema pernikahan. Apalagi pertanyaan-pertanyaan yang muncul begitu saja, sampai di telingaku. Sudah sering, sejak lama, bertahun-tahun aku menjalaninya. Menjalani hari tentang tanya, "Kapan menikah?". Hahaa. Sedangkan aku hanya bisa jawab sambil senyum meringis, "Hehee… Doain aja yaach, di waktu yang terbaik." Lalu aku lihat rona ceria di wajah-wajah beliau penanya, karena beliau pun tersenyum.

Sebagai perempuan yang belum menikah di usia yang terus bertambah, sedangkan pertanyaan-pertanyaan pun melimpah, maka aku hanya bisa mikir, "Apakah ini anugerah atau musibah?" #ngelapkeringatdipuncakhidung.

Apakah aku harus menangis, menjelaskannya, agar mereka mengerti? Bahwa sesungguhnya saat pertanyaan yang sama sampai padaku, hati ku pun terharu seketika. Karena mereka peduli padaku kah? #soktau.

Atau aku mesti teriak-teriak kegirangan, karena akhirnya aku sadar, sudah sekian lama waktu ku habiskan untuk bermain di dunia ini? Sedangkan tentang pernikahan sering terlupa olehku. Walau kadang ingat, lalu berlalu lagi. Sekejap saja ku bersama ingatan terhadapnya. Seperti saat ini, di akhir pekan nan syahdu. Seketika ku teringat tentang pernikahan, sebuah keluarga baru, keluarga kecil kami. Sebuah rumah tangga yang kami bangun sepenuh hati, segenap jiwa dan tentu saja dengan restu kedua orang tua kami.

Seketika ku teringat pernikahan, sesiang secerah ini. Karena kebetulan (walau sesungguhnya tak ada yang kebetulan di dunia ini, namun aku ingin menggunakan kata ini untuk saat ini) aku sedang berceria ria bersama dua ponakanku yang super cute. Yang satunya ceriwis karena sudah bisa bicara, dan sering ngomong apa aja. Sedangkan yang seorang lagi sangat ekspresif, pintar nangis, lalu terbata-bata bilang babababa bububibib. Blbllblbbbbb. Bbbrrrr. Sampai mulut mengeluarkan buih, karena ia belum bisa ngomong. Jadi, dengan bahasa planet yang ia bawa entah dari planet mana di sana, maka kami berusaha memahaminya, mengerti apa maunya. Karena kalau gagal memahami, tangisnya pecah, gak diam-diam. Nah, kalau di gendong pun lama redanya. Sehingga perlu kesabaran tingkat tinggi buat ngalahin emosinya yang bisa meninggi. Hihiii.

***

Dengan kondisi hari ini…

Akhir pekan berseri, aku sangat mensyukuri. Karena, walaupun aku belum menikah, pun. Namun kebahagiaan hati senantiasa melingkupi. Terlebih lagi berkumpul bersama famili yang baik hati, murah berbagi, senangkan hati ini. Pokoknya, I love this moment.

Esok, mungkin pernikahan menghampiri.
Pekan depan, bisa jadi.
Bulan depan, mungkin ku alami. Atau…
Tahun depan, kah?
Aku tak tahu pasti, karena aku percaya rahasia Ilahi tentang hal ini. Sedangkan memantaskan diri untuk menghadapi kehidupan bersama seorang suami dalam keluarga baru kami, adalah proses yang ku tempuh saat ini. Semoga bahagia menemani, sejahtera melingkupi, damai menjadi teman hari-hari kita yaaa, saat ini, esok dan nanti. Baik engkau yang saat ini merasa sendiri, atau yang ramai-ramai bersama famili. Kipsmile (pesan mentari). []

Lovely Smile With,
~My Surya~
@HomeSweetHome

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s