Januari, aku berkenalan denganmu…
Februari engkau berkunjung ke rumahku…
Maret aku silaturrahim ke kotamu…
April kita berangkat ke negeri impianku…
Mei kita pun melanjutkan petualangan seru…
Juni adalah Ramadhan pertama bersamamu…
Juli engkau dan aku sebarkan semangat baru…
Agustus ku beri engkau hadiah ulang tahun…
September sudah menunggu, kita ke kota nenekmu…
Oktober aku mengajakmu ke jenjang seribu…
November menjadi bulan special untuk engkau dan aku…
Desember akhir tahun, kita susun kisah baru…

***

Tahun depan di Januari, belum tentu kita bertemu. Namun masih ada harapan di dalam hatiku. Yakinku, kita masih mempunyai kesempatan untuk meneruskan mimpi-mimpi dan merangkai senyuman nan ayu. Bersamamu. Engkau yang saat ini jauh dariku. 2017. Oh… Sungguh jauhnya engkau.

Sudah sekian lama kita tak bertemu, merangkai senyuman seperti saat ini. Sejak tahun lalu, Desember 2015. Wah wah. Dan kini di dua belas Januari, aku pun teringat denganmu. Lalu ku sapa engkau, ku kenali engkau (lagi). Karena mulai berkurang keakraban kita, bukan?

Hai… Januari 2016 apakabarmu?
Aku rindu mengoretmu dengan rerangkai kisah tentang hariku. Sudikah engkau, wahai Janu… Janu… Januari, aku berkenalan denganmu (lagi).😀

Lovely Smile With,
~My Surya~
@HomeSweetHome

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s