"The person who makes a success of living is the one who see his goal steadily and aims for it unswervingly. That is dedication."

***

Lembaran manis diari ini dibuka dengan sebuah quote cantik. Ya, quote tersebut duduk manis di halaman cover diari pemberian dari Teh Laili. Hihii… Serasa masa es em pe saja. Ingat gaaa teman? Di mana kita (gue aja kale yaa) es em pe dulu, menjelang kelulusan, sebelum kenaikan kelas. Atau saat-saat es em a/k, musim menggilir diari juga masih berlangsung. Ya, seorang atau beberapa teman yang lumayan tajir ketika itu, akan membawa sebuah diari unik nan lucu ke sekolah. Lalu dengan senang hati mempersilakan teman-teman sekelas untuk mengisinya. Yap, apapun yang teman akan abadikan di sana, baik tentangnya atau tentang kita, terserah saja. Namun umumnya sudah ada format untuk diisi oleh semua yang beruntung ituch, diantaranya mengisi dengan biodata diri, seperti nama, tanggal lahir, alamat (ketika kita sekolah menengah dulu, belum familiar nomor telepon, dan berikutnya motto hidup, pesan dan kesan tentang pemilik diari, de el el yang mau ditulis untuk sang teman. Sedangkan yang narsis-narsis dikiit, akan menyisipkan foto dirinya. Biasanya juga foto untuk ijazah, gitu lho, yang ukuran 2X3.

Dan seingatku, masa seperti ini pun aku alami. Namun hanya turut serta mengisi diari teman. Sedangkan ketika itu aku tak punya diari untuk diisi teman-teman. Ah, masa remaja kurang bahagiaa, ya sudahlah. Semua sudah berlalu, saatnya fokus pada saat ini.

Meskipun masa remaja ku ketika menempuh pendidikan di sekolah menengah termasuk kurang bahagia, hikshiks. Namun semua berbayar sudah saat usiaku perlahan menanjak. Yap, beruntung aku pernah mengalami hari-hari yang penuh warna dan warni. Di sebuah keluarga bahagia, di ibukota, di tanah rantau, aku pernah ada. Beliau yang berjasa, memberiku banyak kesempatan untuk mengalami pula saat-saat menjadi seorang yang berada. Ah, aku suka malu kalau ingat kebaikan beliau kepadaku, semenjak awal kami bersua, bersama dan akhirnya ku lekatkan sebuah tema tentang keluarga dan kebersamaan kami dengan "Keluarga Bahagia". Sebuah motto yang ingin ku bangun dan teruskan juga saat berumah tangga nanti, insya Allah… semoga kepala keluarga kami merestui dan acc banyak visi dan misi untuk kehidupan di istana kami kelak. Hahay, terbayang bagaimana menjalani hari-hari yang penuh ketenangan, sakinah, berkah, penuh anugerah, indah, rahmah, subhanallah… aku bahagia dengan semua anugerah dari Allah. Semoga beliau, keluarga bahagia -Ibu dan Bapak serta keluarga, senantiasa sehat selalu, bahagia dengan gemar memberi, sejahtera dengan rajin menolong. Beliau pun teladanku dalam melanjutkan langkah-langkah ini. Untuk terus semangat meniti hari, senantiasa optimis meneruskan langkah. Harap berkah… berkah… dalam ridha Allah, aamiin ya rabbal’alamiin.

Sepanjang kebersamaan kami di tanah rantau, banyak hal berarti yang ku pelajari. Baik dalam pergaulan maupun di perjalanan. Karena memang aku sangat suka jalan-jalan (jalan kaki) untuk menikmati indahnya alam. Selain untuk melihat-lihat keadaan dari dekat, tentu ada makna diantaranya mencari inspirasi. Karena inspirasi sering tak datang sendiri. Namun kita perlu menjemputnya. Haii. Aku sangat rindu perjalanan kami saat melangkah bersama. Ketika melintas alam di bawah terik mentari, sudah biasa. Membelah hujan dan basah-basahan dari lokasi aktivitas hingga kostan, ini sangat ku suka. Apalagi menyeberang banjir mini di pertigaan jalan, aku juga pernah melakukannya. Sungguh berkesan, nan memesankan. Sedangkan berkas-berkas yang mengabadi dalam catatan, sebagai nostalgia ketika ku kenang lagi. Termasuk diantaranya diari manis pemberian sahabat yang ditulis juga oleh sobat lainnya. Seakan semua mengerti, bahwa aku merindukan masa sekolah dulu. Menjelang perpisahan, akan ada sesi mengisi diari. Dan beliau yang pernah menjadi almamaterku semasa kami di RZ, berela hati menitip warna-warni hiasan jemari di dalam my sweety diari. Aku suka semua ini. Aku senang dengan pesan-kesan yang berarti.

Untuk mengapresiasi, maka ku sisipkan beberapa di sini, sebagai pengingat diri. Bahwa kami pernah berjumpa dan beraktivitas bersama di dalam kenyataan. Dunia nyata yang bertabur kekeluargaan, penuh senyuman nan mendamaikan. Dan seringnya kami saling menyemangati dan menguatkan dalam melanjutkan perjuangan. Karena itu, senyuman demi senyuman dalam keseharian, lebih sering menghiasi wajah-wajah kami. Dan bagiku, lingkungan yang akhirnya ku lepas pada akhir September lalu, adalah nuansa surgawi yang menenangkan hati. Karena Akhwat dan Ikhwan sebagai teman, sering menjaga dan menterjagakanku agar bersyukur dan bersabar dalam aneka keadaan. Ukhti wa akhi shaleh shalehah… Selamat melanjutkan perjuangan yaa. Terima kasih untuk telah berkenan menghiasi lembar-lembar dia untukku, meski di sela kesibukkan kita di hari perpisahan. Ah, sungguh berkesan. Akan abadi persaudaraan dalam ukhuwah karena Allah…

***

Pesan dan hikmah menjadi oleh-oleh dari perjalanan,
nasihat dan kesan sebagai hiburan dalam perjuangan,
pemberian terindah adalah kehadiran,
persahabatan yang mewah lahir karena saling mengingatkan,

***

"Manusia, sahabat, teman adalah gugusan-gugusan bintang. Selalu ada meskipun kadang tidak terlihat. Punya cahaya sendiri-sendiri. Punya lintasan kehidupan sendiri. Tidak harus selalu bersama-sama. Kadang mereka saling mendekat, di lain waktu saling menjauh, tapi mereka tetap sahabat. Karena setiap orang punya mimpi dan lintasan mimpinya masing-masing." (Teman Imaji)

"Masa lalu adalah mimpi, masa depan adalah proyeksi, hidupmu saat ini diwarnai cinta mendalam pada Allah, membuat masa lalu menjadi mimpi indah dan masa depan penuh harapan." (Dr. Ibrahim Elfiqy)

"Baju kejujuran tak boleh tanggal. Jadi diri sendiri ya. Menangkan!!"

~~~~~…With Love, Laili Fazri…~~~~~

***

Dear Uni,

Selamat berjuang, yah ^_^
Harus tetap semangat. Satu hal yang selalu menjadi ciri khas Uni, gaya bicaranya yang lembut dan selalu tersenyum…

Keep Silaturrahiim, yach,
~~~~~… Anry – Bunda Alya … ~~~~~

***

Dear Uni,

Meski belum kenal lama, terima kasih udah mau berteman dengan saya yang da aku mah apa atuh (?) :3
Semangat Uni, semoga cepet dapat jodoh yang terbaik buat Uni :3
Semangat teteh ^^

~~~~~ -Obi- ~~~~~

***

Bandung, 30 September 2015

Assalamu’alaikum Uni ^^

Perpisahan secara fisik harus terjadi kini. Namun secara ukhuwah masih bisa terjalin. Hati-hati di jalan dan semoga lebih sukses di mana pun berjuang. ^^

Semoga mendapat jalan terbaik untuk meraih mimpi, tujuannya.

Keep smile and happy postcrossing.

~~~~~ -Dinda. S- ~~~~~

***

Dear Neng Yani…

Perpisahan itu sama misterinya dengan pertemuan. Kita tidak pernah tahu kapan akan bertemu dan kapan akan berpisah. Kita juga tidak pernah tahu dengan siapa kita akan bertemu dan bagaimana kita akan berpisah. Apakah kita akan meninggalkan atau kita yang ditinggalkan. Tapi, yang jelas pertemuan dan perpisahan sama-sama memberi kita cerita dan keluarga baru. Simpanlah cerita yang pernah ada dan berbahagialah dengan cerita baru yang akan dijelang.

~~~~~ -Ria ^_^- ~~~~~

***

Assalamu’alaikum Uni Cantik…

May always love & bless you *_*

Uhibbuki Fillah…

Semoga kita dikumpulkan kembali di surga Firdaus… (aamiin ya Rabbal’alamiin)

Pertemuan kita di suatu hari
menitikkan ukhuwah yang sejati
bersyukurku terhadap Illahi
di atas jalinan yang suci

Namun kini perpisahan yang terjadi
dugaan yang menimpa diri
bersabarlah di atas suratan
ku tetap pergi jua

Kan ku utuskan salam ingatanku
dalam doa kudusku sepanjang waktu
Ya Allah bantulah hamba-Mu

Mencari hidayah dari pada-Mu

***

… to be continue, insya Allah dilanjut catatan berikutnya, yyach. See you all, terimakasih untuk pertemuan dan kebersamaan yang berkesan serta perpisahan yang bertabur pesan untukku, semoga untukmu juga. Semangat dan sukses selalu di sana, yaa. Aku akan merindukanmu selamanya. []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s