"Ingat Allah Hati Tenang," adalah sebuah kalimat yang mencuri perhatianku saat ini. Ya, di lokasi yang saat ini aku berada, terdapat banyak pasien. Mereka saling bertanya, mondar mandir dengan tergegas, antri, dan alhamdulillah dalam kesabaran yang menenteramkan. Mungkin, beliau juga membaca kalimat singkat tadi. Kalimat yang dikutip dan berasal dari firman Allah, Al Quran surat Ar Ra’d yang aku suka.

Hari ini adalah beberapa hari yang lalu. Aku dan beberapa orang saudara berkunjung ke rumab sakit. Karena ada Uni yang harus menjalani perawatan dan bahkan sampai operasi tersebab sakit yang beliau derita. Ya Allah, sehatkan Uni dan sembuhkan beliau sebagaimana sediakala, dengan kesembuhan yang tidak ada lagi sakit setelahnya. Aamiin.

Hanya doa yang terlantun melirih di bibir ini, saat menyaksikan kondisi Uni yang memang sangat memprihatinkan. Dengan selang infus yang menjalar di jemari beliau, Uni berusaha bertahan dan tabah menjalani. Meski sakit itu terus saja mencuri kenyamanan beliau dalam menjalani waktu. Walaupun harus dengan keadaan berbaring untuk beberapa lama di ruang perawatan. Karena pasca operasi yang alhamdulillah berlangsung lancar, kondisi kesehatan Uni memang harus mendapatkan perhatian khusus. Ditambah lagi dengan kondisi beliau yang melemah. Wahai, kiranya doa yang terkirim untuk beliau, dapat memberikan pertolongan untuk Uni. Semoga beliau senantiasa tabah menjalani.

***

Ibrah dari keadaan Uni yang sedang sakit, kita dapat memetik hikmahnya bahwa, betapa nikmat sehat harus selalu kita syukuri. Karena dalam kondisi sehat, kita dapat melakukan aktivitas dengan lebih optimal, penuh semangat, dan tentu saja bertabur kebahagiaan. Sedapat mungkin, sehat ini kita jaga senantiasa. Agar segala aktivitas kita semakin bermakna. Berbeda dengan saat sakit, untuk tersenyum saja mungkin kita sangat sulit. Apalagi sampai berjalan, berlari dan olahraga pagi. Atau melakukan kontribusi yang lebih banyak lagi bagi dunia.

Hari ini beberapa hari yang lalu adalah kali pertama aku berkunjung ke rumah sakit, di kota kami. Seingatku memang begitu. Sehingga pengalaman, pesan dan kesan yang ku saksikan saat berada di rumah sakit, menjadi sangat berkesan. Pengalaman pertama, selalu menjadi cerita untuk menghiasi laman diariku. Yuhu, karena barangkali ia tidak akan pernah ku alami lagi, dengan kondisi yang sama bersama orang-orang serupa. Namun akan berbeda sensasinya, bukan? Untuk pengalaman berikutnya.

Hari ini, saat ini di sini. Aku dengan beberapa orang saudara, kami bergantian mengunjungi Uni di rumah sakit. Sehingga ruang tempat Uni di rawat selama di rumah sakit pun tidak pernah sepi pengunjung. Dalam harapan kami, semoga kehadiran kami dapat menjadi obat bagi Uni dan menjadi jalam bagi beliau untuk cepat sembuh.
***

Dalam perjalanan kehidupan di dunia ini, kita akan pernah mengalami yang namanya sakit. Sakit yang datang tidak terduga jenisnya. Sakit yang setelah mengalami dan saat menjalani, kita tidak pernah tahu kapan ia akan meninggalkan kita. Atau setelah berlalu dari raga kita, apakah ia akam kembali atau tidak? Wallahu a’lam bish shawab. So, ingat sehat sebelum sakit datang, agar kita semakin produktif dalam berkarya, giat saat bekerja, sepenuh jiwa ketika tersenyum, dan menjaga kesehatan. Karena sehat itu mahal, bro and sist…😉

Sekian wejangan hikmah dari perjalanan, setelah sepuluh hari pertama di kampung halaman sekembali dari perantauan. Saok Laweh, 10 Oktober 2015. []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s