Kita bisa mentera kisah menjadi ada di laman masa, kapan saja. Buat apa? Bukan buat apa-apa. Namun agar kita pun menjadi legenda. Mengapa perlu menjadi legenda? Guru saya pernah bilang yang intinya adalah agar para generasi setelah kita pun tahu. Bahwa kita pernah ada. Ya, kita pernah ada di masa sebelum mereka. Dan untuk itulah perlunya kita menjadi legenda. Agar mereka dapat memetik hikmah dari perjalanan kita. Sehingga mereka tidak harus menjalani semua yang kita usaha agar dapat merasakan hal serupa. Namun cukup dengan mempelajari kisah kita.

Hari ini, kita boleh bukan siapa-siapa. Namun saat kita melakukan aktivitas yang berguna dengan rela. Maka tidak ada yang tidak mungkin, bahwa ia akan mengajak kita melegenda seperti yang kita damba. Untuk itu, nikmati setiap moment yang ada dengan sepenuhnya. Hayati berbagai keadaan yang kita temui tanpa berkeluh kesah. Namun pelajari semua lalu pahami dengan sebaik-baiknya. Untuk selanjutnya kita dapat mentera dalam rerangkai kata yang bermakna.

Hari ini, di manapun kita berada, merupakan sebuah moment untuk belajar lagi. Ya, belajarlah dari siapapun di sekitar kita. Membacalah tak hanya buku dan atau koran. Membacalah juga ekspresi wajah serta suara. Membacalah sorot mata juga gerakan. Membacalah, berkacalah. Jadikan apa saja yang kita sukai sebagai pedoman dan pelajaran untuk kita teladani. Lalu jangan lupa untuk hal yang tidak kita suka, menjalaninya dengan kesabaran adalah pilihan.

Hari ini, di manapun kita berada, bersama siapapun kita beraktivitas bersama. Yakinilah bahwa di dalam setiap detiknya ada hal berharga untuk kita. Bawalah pesan sebagai oleh-oleh perjalanan. Jadikan kesan sebagai hadiah kebersamaan. Dan ciptakan pertemuan dalam berbagai keadaan. Meskipun awalnya kita tidak saling mengenal, namun saat kita sempat bersapaan atau berpapasan, ini adalah moment penting dalam sejarah kehidupan. Karena kita tidak pernah tahu, pertemuan dengan siapakah yang paling berkesan dan membuat sejarah kehidupan bermunculan.

Hari ini, beberapa tahun yang lalu. Saat aku sedang berjalan-jalan sendirian. Aku bertemu dengan seorang pejalan lainnya yang ternyata juga sendirian. Lalu, kami sempat bersapaan, bertukar gagasan, berganti pemikiran. Hingga akhirnya curhat-curhatan penuh keakraban. Dan hingga saat ini, kami masih menjaga persahabatan dengan ingatan yang muncul berseliweran dalam pikiran. Ya Allah… pertemukan kami kembali dengan sebaik-baik pertemuan. Agar kami dapat reunian, kalau pun tidak akan pernah lagi di dunia maya atau dunia nyata, maka izinkan jannah sebagai tempat kami untuk bersenyuman. Karena saat di dunia, kami telah engkau izinkan untuk berkenalan.

Hari ini, sebelum hari ini, pun hari-hari berikutnya, ketika ingatan ini hadir untuk beliau, teman dan sahabat yang sangat berharga, maka kudoakan semoga beliau senantiasa dikelilingi oleh orang-orang yang menyayangi beliau. Sehingga bahagia di dunia dan akhirat senantiasa menghiasi detik demi detik waktu yang beliau jalani.

Hari ini, sebulan lalu, kami masih bersama dengan sahabat terkasih yang saling menasihati. Namun kini, kenangan yang menjadi pertemuan. Sedangkan lembaran kehidupan kami yang telah berlalu itu, kini menjadi kisah untuk dikenang. Wahai teman, terima kasih untuk pertemuan, kebersamaan dan jalinan akrab persahabatan dan persaudaraan yang engkau ajarkan. Sedangkan untuk selanjutnya, jalani harimu teman, dengan penuh senyuman. Sebagaimana yang engkau pesankan padaku, hingga di ujung kebersamaan kita. Dan kini, aku pun merangkai senyuman saat mengenangmu. Tentu saja bersama beliau yang saat ini ada di sekitarku. Wahai,… alangkah indahnya bersenyuman. And are you smiling too, my dear friend? []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s