Musim tak selalu panas. Terkadang hujan, musim gugur dan musim semi. Begitu juga dengan keadaan yang kita alami. Ada masanya bersesuaian dengan keinginan. Namun lebih sering nya sesuai kebutuhan. Maka perbanyak sabar ketika menanti adalah bagian dari kehidupan. Tingkatkan syukur kalau berlimpah kesenangan. Karena ingatlah teman, bahwa tidak ada yang akan berlangsung berketerusan. Semua ada musimnya. Ada masa yang dipergilirkan. Semua akan kebagian, hanya tentang waktu yang tepat dan terbaik. Maka sebagian didahulukan sedangkan yang lainnya dikemudiankan. Dalam hal apakah?

Setiap sisi kehidupan ada masanya. Ada jaminan untuk yang beriman, pun pengabaian bagi yang melanggar aturan Tuhan. Maka, pertemuan kita saat ini teman, adalah dalam mengingatkan. Supaya keselamatan di hari kemudian berada dalam genggaman. Bukan lagi impian atau hanya harapan.

Hari ini, dalam sebagian hari yang kita jalani, kita belajar tentang kesabaran. Ya, kesabaran yang tidak kelihatan namun mewujud dalam tingkah laku dan perbuatan. Makanya, kenali segala keadaan yang ada di sekitar kita(#_#) dan kemudian melakukan dengan sikap terbaik yang kita punya. Semangat!

Sabar dan bersyukur jadikan sebagai trend dalam kehidupan. Agar kehidupan ini tidak berlalu begitu saja tanpa pesan dan kesan yang menyenangkan. Karena dengan bersyukur, kesulitan menjadi ringan. Dengan bersabar, kelapangan menjadi hidangan terlezat sepanjang zaman. Ayoo jangan lupa lagi bersabar dan bersyukur ya, teman. Walau di manapun engkau berada, bersyukur selalu. Meski bersama siapapun engkau, bersabarlah. Karena di dalam sabar dan syukur ada ketenangan. Engkau hanya perlu melazimkan dalam keseharian supaya menjadi kebiasaan, hingga menjadi sikap nan menenteramkan. Ok?

Buat teman-temanku di manapun berada, baik hanya kenal melalui suara. Atau bertatap mata di antara kata, engkau sama dengan mereka yang pernah ku jumpa dan atau bersama di dunia nyata. Ya, kita adalah teman seperjalanan, sahabat seperjuangan yang perlu saling mengingatkan untuk kebaikan. Ah, alangkah bahagianya dalam perjalanan. Kita pasti akan sangat menikmati setiap detik waktu yang selanjutnya kita tinggalkan. Lalu memprasastilah ia menjadi kenangan yang abadi. Sampai nanti, di hari nanti dan nanti. Sungguh menyenangkan. []

😉🙂😉

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s