Engkau ga-lau?
Pikiran kaca-u?
Hati ris-au?
Wajah kus-ut masa-u?
Segalau-galaunya kembalikan kepada-Nya

Ah, ga ramee. Mari kita berkicau sejenak di sini. Untuk menemukan pencerahan. Memberikan perbaikan dan happy for you, selalu.

Segalau-galaunya kembalikan kepada-Nya. Maka jiwamu akan menemukan ketenangan lagi, kedamaian pikir dan perbaikan lahir. Ya, berpikir baiklah tentang takdir-Nya. Berpositif thinkinglah pada semua ketentuan-Nya. Maka insya Allah galaumu akan segera berlalu. Karena tidak dapat dipungkiri, galau itu lumrah dan pasti menghampiri sesiapa saja. Maka tawakkal adalah solusi galau yang sesungguhnya.

Akhir-akhir ini, adalah tahun-tahun penuh kegalauan dalam kehidupanku. Entah mengapa, aku pun tidak tahu sebelum mengalaminya. Namun tetiba sudah menjejak galau dalam catatan harian. Aaih! Galau-galau pun udah menjadi hal yang tidak asing lagi bagiku. Dan aku maklum dengan semua ini. Aku bahagia karena pernah bersama dan bersapa dengan galau yang mengusik ketika malam dan mengganggu saat siang. Nah! Apakah aktivitas yang ku lakukan untuk mengentaskannya dari pikiran? Salah satunya adalah merangkai senyuman seperti ini, di sini.

Aku akhirnya menyadari bahwa aku pernah galau pun. *kedipinkamu.

Lalu, bagaimana denganmu, teman? Aktivitas apakah yang engkau lakukan saat terhinggapi pe-nyak-it yang satu ini? Atau engkau gak pernag mengalaminya?

Galau, merupakan satu penyakit. Dan setiap penyakit pasti ada obatnya. Ya. Setelah mengidentifikasi bahwa kita terjangkiti galau, yuu segera mencari obatnya. Salah satu cara yang paling penting adalah kembalikan kepada-Nya. Karena segalau-galaunya, kembalikan kepada-Nya.

Galau. Terkadang ia muncul karena pikiran kita yang banyak dan kurang terdata. Terkadang ia hadir karena jiwa kita yang kurang terkontrol kondisinya. Terkadang muncul saja tiba-tiba, entah mengapa. Namun yakinlah bahwa semua pasti ada hikmahnya untuk kita. Maka tersenyumlah segera setelah kegalauanmu terdeteksi. Kerjakanlah aktivitas-aktivitas yang penuh makna sebagai solusi. Dan berdzikirlah mengingat-Nya setiap waktu. Bahkan engkau dapat menjalankan hobi sebagai penetralisir kegalauan. Siapa tahu menjadi profesi, eits! Bukan berprofesi sebagai galauers lho yach. Namun profesi atas hobi yang engkau lakukan sering kali dengan senang hati. Yah! Ciptakan karya atas kegalauanmu. Semoga saja bermakna sebagai inspirasi bagi sesiapa saja. Agar engkau pun menjadi seorang hamba yang bermanfaat. Kehadirannya dinanti dan ketidakhadirannya dirindui. Maka berbahagialah wahai engkau yang sempat mendeteksi satu penyakit yang satu ini.

Penyakit galau memang kambuh-kambuh dan akan hadir-hadir lagi. Tak kenal waktu, tak kenal masa apalagi usia. Maka galau akan melanda jiwa-jiwa. Menyapa hati-hati. So, be careful yah.

Galau pun ada jenisnya. Ada galau yang berkelas, pun ada galau yang biasa saja.

"Ahhhaaa? Appppaa? Oiyyyaaa?." *ekspresi antagonis😀

Galau yang berkelas adalah kegalauan yang membuat kita mau bangkit dari keadaan yang membuat kita galau. Lalu bergerak untuk memberikan kontribusi terbaik kita bagi perbaikan ke depannya. Supaya saat ada yang mengalami kegalauan serupa, mereka dapat berkaca, bercermin dari sikap si galau tersebut. Yuhu. Intinya adalah share tips-tips bermanfaat saat menghadapi kegalauan. Atau engkau sedang galau memikirkan permasalahan ummat dewasa ini? Galau sekali? Sekali galau? Ai! Engkau betul-betul peduli. G g g galau begitu, beraksilah, bergeraklah, beri kontribusi terbaikmu untuk ummat ini.

Tentang pemuda yang galau dan kehilangan jati diri sebagai generasi penerus? Hayu ingatkan mereka semenjak dini. Karena pemuda adalah masa depan ummat. Maka menyelamatkan pemuda dan membantunya dalam usaha menemukan diri sejati adalah sebuah kontribusi. Maka optimalkan.

Selanjutnya adalah galau gak berkelas sama sekali, seperti memikirkan hal-hal tak bermakna dan membuatmu menjadi galauwers sejati. Ich, ich, semoga engga terjadi yaa..Kalau pun sudah terlanjur, jangan biarkan berlanjut. Cut sampai detik ini dan menjadilah pribadi yang sejati, tanpa galau lagi. Janjilah dengan diri sendiri dan yakini engkau mampu berekspresi tanpa galau galau terus. Syiiiip? Sip yah. []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s