Tengah malam ku terjaga, setelah terlelap sebelumnya. Bersama energi yang mulai pulih dan semangat untuk menulis lagi. Aku mau mengabadikan tentang pikir-pikir yang muncul tidak kenal waktu. Maka, melipir ke sini sejenak ach, untuk mensenyumimu teman. Seraya mengumpulkan kembali energi yang tersisa 21%, agar utuh kembali. Mengumpulkan? Iya. Walau saat ini belum optimal energi ini, namun aku ingin kembali membersamaimu di sini. Engkau yang baik padaku kapanpun. Dan aku mengakuinya sungguh, semenjak awal kita berkenalan.

Engkau. Siapakah engkau?
Engkau adalah selain aku. Engkau adalah semua di luar diriku.

Engkau adalah keberADAan yang belum dapat ku lihat dengan mata ini. Engkau yang Maha MENDENGAR walau bibir ini tak mampu mengucap suara. Engkau yang MELIHATku saat ini, maka saat menyadari maka aku pun tersenyum kembali. Senyuman yang ingin ku jaga selalu menemani hari-hariku. Senyuman yang untuk mengukirnya perlu dari hati. Yap. Agar sampai pula ke hati, begitu.😉

"Alhamdulillaahilladzii ahyana ba’dama amaatana wa ilaihinnusyuur, ~~~~~ Segala puji bagi-Mu Ya Allah… yang menghidupkanku kembali setelah mematikan dan kepada Allah akan bangkit."

Alhamdulillah, saat ini kita masih dapat bersua di sini teman, walau masih kelam dengan penerangan seadanya. Namun selagi kita bertekad memunculkan niat lalu melangkah dengan tegap untuk menemukan cahaya, maka insyaAllah kebenderangan pun menaungi sekitar kita. Insya Allah. Insya Allah.

Maka, dengan begitu, ayoo kita colek lagi qalbu ini. Kita sapa-sapa sahabat terdekat dan mengajaknya untuk bangkit dan bergerak. Sebelum hari berbangkit menyapa kita. Hari yang mengingatkan kita lagi tentang apa dan semua yang pernah kita lakukan di dunia. Ya Allah, selamatkan kami selalu dalam naungan ridha dan rahmat-Mu. Aamiin.

Hari berbangkit itu pasti akan kita jalani dan semua mulai kita alami setiap kali kita bangun tidur. Maha Kuasa Allah dengan segala kekuasaan-Nya. Untuk menciptakan kita, alam dan seisinya. Maka hayuu bergegas kembali kepada-Nya untuk mensenyumkan-Nya. Membuat kita tenang kapanpun, dengan mengingat-Nya. Walau kapanpun, di manapun. Jadikan ingatan berlebih kita hanya kepada-Nya. Karena seyogyanya kita adalah milik-Nya dan akan kembali kepada-Nya. Oleh karena itu teman, mari kita mengingat-Nya lebih sering dalam waktu-waktu kita. Baik ketika sibuk maupun lagi saat luang. Mari kita sibukkan hati ini dengan menyebut dan memanggil nama-Nya agar ketenangan menjadi teman dalam meneruskan perjalanan hidup ini. Semangat!!!!!!!!!$!$$😀

Terkadang dalam sehari, kita sibuk mengumpul materi, menelepon relasi, menghubungi calon pembeli. Karena kita bilang sedang berusaha menjemput rezeki. Sehingga sampai membuat kita lupa menyebut-Nya, memanggil-Nya, menyapa-Nya. Padahal dari-Nya kita memperoleh energi untuk melakukan aktivitas seharian. Lalu, mana rasa syukur dan terima kasih kita kepada-Nya? Mana bukti ingat kita kepada-Nya. DIA yang membaiki kita lagi dan lagi, agar kita ingat dan kembali bersegera kepada-Nya. Namun kita terkadang jarang sekali mengingat-Nya. Astaghfirullaahal’adziim. Kami mohon ampun kepadaMu ya Allah. Selamatkan kami dan bimbing kami selalu dalam langkah-langkah yang kami tempuh, menuju-Mu.

Bersyukur, bersyukurlah kepada-Nya selalu, ucapkan alhamdulillah. Karena Allah Maha Baik pada hamba-hambaNya. Dan Allah sangat bahagia apabila kita kembali kepada-Nya untuk bertaqwa setelah sebelumnya asyik dengan dunia kita. Wallaahu a’lam bish shawab. []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s