Lama sudah kita bersama. Meski dalam hitungan hari belum setahun. Akan tetapi, kehadiranmu membawa warna tersendiri dalam kehidupanku, teman.

Untuk senyumanmu yang tak pernah absen, menghiasi wajah yang berseri. Ekspresimu yang terkadang unik, membuatku turut berekspresi serupa. Karena bagiku, engkau adalah cermin yang memantulkan kembali bayangan diriku. Meskipun sesungguhnya kita tidak akan pernah sama. Apalagi untuk bersama selamanya. Maka aku ingin mengabadikan tentang kita, saat ini.

Kita. Siapakah kita?

Hai, betul. Kita adalah service crew. Yes. Para personel yang berada dalam sebuah tim yang solid dan aku suka bersama kalian semua. Sungguh suka karena berkesan dan tentu saja ada hikmah. Yah, karena ada saja yang engkau ajarkan padaku, meski tidak langsung. Pun ada saja yang engkau pesankan padaku tak tanggung-tanggung. Salah satunya adalah tentang semangat yang tidak pernah lelah. Hingga engkau akhirnya menjadi bagian dari beliau-beliau yang menginspirasiku dalam hari-hari. Terlebih lagi saat kita beraktivitas bersama. Maka dapat dipastikan aku akan segera tersenyum saat itu juga. Karena engkau lebih sering tersenyum padaku.

Okey, saat ini jumlah kita yang berkumpul adalah sembilan orang termasuk aku. Oiya, sepuluh dengan beliau sang fotografer yang menggenapkan jumlah kita untuk kisah kali ini. Xixiii. Cieee berkisah dulu yuu’.

Oke, aku akan mulai dengan kisah yang sangat berkesan di awal perkenalan kita. Karena bagiku, pengalaman pertama selalu unik. Dan semua kita akan kebagian menjadi aktor dalam kisah ini, siiyyaaph? Let’s take a picture first.

***

Untuk mengawali, ingin sangat ku sampaikan ucapan terima kasih pada sang fotografer yang rela naik-naik kursi untuk hasil terbaik picture kita. Beliau adalah teh Aci, biasa kita memanggil beliau. Seorang akhwat berparas ayu, keturunan minang, sama denganku. Semoga, semoga aku pun bisa menyusul jejak beliau menjadi pribadi anggun nan shaleha, aamiin. Dan kesan pertamaku berkenalan dengan beliau yang menjadi sangat berkesan adalah saat aku mendapat tugas berkeliling cek kebersihan, kerapihan dan segala hal tentang service excellent. Hingga akhirnya sampai di ruangan di mana beliau beraktivitas. Hu um saat itu, kita belum satu tim seperti saat ini. Beliau melayaniku dengan ramah, baik dan pokoknya berkesan dech, bagi seorang aku yang mula berkenalan dengan service ketika itu. Yuhuu, tengyu suhu, I will miss you selalu. Tetap ramah dan baik ya tetehku, semoga suatu masa yang akan datang, kita dapat bertemu lagi di kampung halaman, di sana. Jauuuuh sekali dari sini. Di manakah itu?

Berikutnya adalah dedek Selly. Seorang gadis belia nan ramai dan lucu. Ngomong-ngomong tentang tips teli-teli nan cucok dan cantik, aku intip-intip dari beliau, lho. Karena guru bukan hanya beliau yang usianya ada di atas kita saja. Akan tetapi kita, engkau dan aku dapat belajar dari sesiapapun juga. Dan aku sangat bersyukur karena akhirnya kami pernah beraktivitas bersama untukku belajar. Lalu, saling menambah jam terbang dan menyemangati untuk semangat lagi, ku lanjutkan dengan Teh Fony. Yes. Beliau guruku juga. Belajar menata nada suara dan mengatur nafas saat bicara melalui udara. Waah, kami bukan menjadi penyiar teman, akan tetapi menyapa 8beliau-beliau di seberang sana. Beliau semua yang berbeda karakter pun nada suara, membuat kami semakin yakin bahwa semua pasti ada hikmahnya. Hingga tralalaaa… happy saja menjalaninya. Walaupun ada dan bahkan sering nuansa aneh dan berbeda kami alami. Akan tetapi, demi menambah jam terbang lebih tinggi lagi, kami kembali berekspresi cantik. Hiks. Semangat teteh yaa, melanjutkan perjuangan ini. Meskipun bagaimana suasana hati, tersenyumkan ia lagi dan lagi. Karena segala apapun yang berasal dari hati akan sampai di hati. Cups!😀

Selanjutnya adalah kenangan dengan sister Neny. Awal kami berkenalan adalah di ruang keberadaan beliau, singgasana nan selama ini tidak pernah terbayangkan olehku akan berada di sana juga. Yes, menyapa ramah setiap orang, berbincang nan menyenangkan, dan melayani sepenuh hati, adalah aktivitas beliau. My sister yang murah berbagi, sering membaikiku dengan makanan. Hihii. Bayangkan teman, hari ini saja dalam kebersamaan kami, sudah tiga jenis cemilan imut nan beliau bagi. Termasuk di dalamnya berbagi dodol. Ya Allah, baik sekali sister ini. Semoga kita dapat bersua lagi yaach, dalam rangka bereuni di hari yang manis suatu hari nanti. Engkau inspirasi, sahabat hati. Terima kasih untuk teladan yang engkau beri dari hari ke hari. Darimu, aku belajar untuk tersenyum lagi. Ya, engkau yang tegar, teguh dan berani. Semangat melanjutkan bakti, sister Neny, engkau bisa berprestasi. Seperti impianmu.

Berikutnya adalah Ceu Mir. Aku ikut-ikutan panggil beliau ceu, aach.😀. Beliau adalah seorang gadis kalem, saat pertama kali memandang. Berpandangan teduh, sikap nan anggun. Yuppy. Sekilas melihat beliau, kita tak akan tahu bahwa beliau ternyata … ? Baik hati sekaliii… Sabarrrr, dan menenangkan. Yap. Saat awal mendekati beliau dalam rangka aktivitas kami pula, aku belajar tentang ketenangan dalam merespon apapun yang datang ke diri kita.

Selanjutnya ada teteh Nu-Nu. Beliau baru bergabung bersama kami, lebih akhir dari yang lainnya. Sehingga perkenalan kami pun masih muda. Ooya, aku ingat, saat pertama melihat beliau yaitu pagi hari nan berseri. Saat itu kami akan jalan-jalan pagi. Beliau datang sendiri dan kemudian duduk manis di sebuah kursi kayu. Aku hanya bisa menatap dari kejauhan, so sweet sekali bukan? Kenangan pertamaku dengan beliau. Seperti menatap mentari yang bersinar nun jauh sekali, seperti itu pula beliau di dalam memori ini.

Seterusnya ada Bapak Ilh-am. Satu-dari dua lelaki yang tergabung dalam service crew kini. Beliau tinggi sekali. Xixi. Peace, Brother. ^^

Sedangkan seseorang yang paling special berikutnya dalam perjalanan kehidupanku di sini adalah my lovely friend as my manager as my mam, as my sweet inspiration is Mb Ririiiiii. Hai Mbaa, semangat pagiii… Xixiii.😀 Aku akan merindukan lagi ekspresi beliau yang super antusias dan penuh senyuman ini. Hingga terlihat gigi-gigi seri beliau saat bersenyuman dengan kami. Subhanallah, semoga Mba Ririiiii senantiasa begini yaach, menginspirasi. I like your friendship, sister. Walaupun aslinya beliau menjadi atasanku di sini, dalam periode kebersamaan kami yang baru sesemester lebih sedikit, namun terlihat bahwa beliau tetap menjadi sahabat kami dalam hari-hari. Sehingga tidak ada pemisah diantara kami dalam hal ini. Kami sama, sedang bersinergi untuk hari esok yang lebih berseri. Terima kasih ya Mba cantiik.😉

Oiya, kesan pertamaku saat berkenalan dengan beliau adalah tidak sejelas dengan teman-teman lainnya. Karena pertemuan pertama kami adalah di dunia maya melalui tulisan. Sehingga tidak mudah bagiku untuk mendeteksi ekspresi beliau saat itu. Namun dalam pikirku yang terbayang adalah, bahwa usia kami berbeda jauh. Akan tetapi aslinya adalah, kami sebaya. Ah, semoga beliau belum membaca catatan ini saat ini, karena aku pasti akan gak enak hati karena membincangkan beliau di sini. Akan tetapi saat sudah beberapa tahun lagi, tidak mengapa. Karena akan kami jadikan catatan ini sebagai ajang reuni. Karena kami pernah beraktivitas bersama di sini.

Wahai teman-teman yang baik, ku titip kesan dan kisah ini untuk remindering only. Hihi.😀 Semoga engkau memaklumi dan merelai aku yang sedang mengingatmu saat ini, saat malam mulai menyapa hari. Sedangkan kita berjarak sangat jauh. Tak dapat cepat saling menatap, seperti kebersamaan kita siang tadi.

Klo kesan pertama kenal pertama kali dengan Dedek Ira adalah saat aku sokkenalsokdekat gitu, Hihuiiiuu. Lucu dech kalau ingat. #Akumendadakmalu. Klo Dek Ira masih ingat kagaa kronologinya?😀 Ahaaa!

#2september,De Ira Birthday.
#1september, Te Fony Birthday.
#HappilyMemory

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s