Tersenyum lagi dan lagi, engkau. Binar bola matamu pun menjadi saksi. Bahwa ada bahagia yang engkau ingin bagikan dari ruang jiwa. Ceria, meriah, megah nan cerah adalah rona wajah yang engkau bawa. Wah, selamat yaa. Alhamdulillah.🙂

30 hari lagi waktu kita tersedia untuk saling berbenah. Menambah taat dan menumbuhkan niat. Agar kita sama-sama siap menyambut hari yang indah. Hari yang berisi kejutan untuk kita, di dalamnya ada hadiah. InsyaAllah.🙂

Tersenyumlah lagi, teman. Bersenyuman, yuuk. Walau masih tiga puluh hari lagi, namun ia tidak akan terasa. Lihatlah nanti, tiba-tiba sudah mendekati hari -H. Yuuk kita bersegera menata dan mendata segalanya. Semoga engkau senantiasa dalam kondisi terbaikmu, yaa.

Lagi dan lagi masih terlihat jelas dan nyata, tentang senyuman pertamamu yang pernah ku ketahui. Senyuman yang engkau rangkai dari hari ke hari. Senyuman terindah itu ada hari ini, maka tersenyumlah lagi.

Untuk merangkai senyuman, memang tidak mudah teman. Apalagi kalau suasana hati kita sedang tidak kondusif. Maka begitu juga dengan raut wajah yang kita pasang. Haii, karena senyuman mu perlu hadir dari hati, maka engkau harus mensenyumkan hati terlebih dahulu. Dengan demikian, senyuman pada wajah akan semakin mudah menebar.

30 hari ini, aku belajar merangkai senyuman with you. Engkau yang kutemui di jalan ini. Engkau yang mempunyai banyak sekali persediaan senyuman untuk engkau bagikan pada siapa saja, kapan saja dan tentu saja senyuman yang terbaik.

Di sini, tiga puluh hari lagi bersamamu. Kebersamaan yang ku ingin lebih bermakna bersama senyumanmu nan meriah. Kebersamaan yang ku harapkan happy ending di ujung kebersamaan kita nanti, insyaAllah. Sehingga kelak ketika kita berjarak raga lebih dari sedepa, maka membawa senyuman yang engkau teladankan terhadapku, ini mesti. Xixii. Oleh karena itu teman, tetap tersenyum yaa. Bersama senyuman terbaikmu yang engkau ingin ku tersenyum pula seperti itu. Sehingga kapanpun kita berpandangan, maka wajah penuh senyumanlah yang ku persembahkan untukmu. Wahai sahabat hati.

Di sini, di ruang hati, aku berada kini. Untuk waktu yang tidak lama dan tidak juga sebentar. Ya, hanya tiga puluh hari lagi saja, kita akan menjalani kebersamaan seperti saat ini. Untuk saling memandang, memperhatikan, melengkapi dan berbagi kebahagiaan tentang indahnya kebersamaan.

🙂😉🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s