Hari ini bukan hari ulang tahunku. Hari yang kebanyakan orang menggunakannya untuk ajang muhasabah dan mengintrospeksi diri. Hari yang umumnya digunakan untuk berpesta merayakan pergantian usia. Bahkan sampai menjadikannya sebagai hari yang ditunggu-tunggu.

Bukan. Bukan. Hari ini bukan ulang tahunku. Akan tetapi, aku hanya ingin mendata diri, memantau usia dan meneropong arah. Agar ku lihat gambaran masa depan di sana. Meski untuk memastikan apa pun yang akan aku hadapi, aku tak berkuasa atasnya. Namun atas kuasa Allah, semua yang aku jalani, aku terima dan aku berikan dapat terjadi. Wallahu a’lam bish shawab.

Hari ini, aku kembali teringat dengan usiaku. Karena kemarin seorang teman menanyakannya padaku. Usia yang membersamaiku hingga saat ini. Usia yang ternyata sudah sampai pada angka berapa? Angka berapa? Wwwaah! Selamat! Yaa.😀

Saat seorang teman tersebut menanya my age, maka tanpa berpikir panjang aku pun menjelaskan singkat. Lalu beliau bertanya lagi, memastikan. Hu um. Percaya atau tidak, beliau tidak percaya. Namun ku berusaha membuat beliau percaya dengan sedikit ekspresi yang menjelaskan bahwa aku ternyata tidak semuda yang beliau sangka.

Aha! Ingatlah sebelum kita berprasangka. Karena kebanyakan dari prasangka itu hanya perkiraan kita saja. Oleh karena itu, untuk data yang jelas dan pasti, maka kita perlu menemukan bukti. Dan bukti adalah penjelasan yang pasti. Meskipun terkadang bukti tidak dapat memberikan penjelasan melalui suara, namun ia dapat berkata-kata tanpa bahasa. Seperti sebuah benda, misalnya.
Oke, untuk angka usiaku yang sudah bertambah banyak, maka aku bertanya, "Apakah yang telah ku lakukan di dunia?"

Dunia yang ku jalani semenjak lahir, batita, balita, belia, remaja dan mulai bertambah usia, sama saja. Ya, dunia yang serupa dan tidak akan pernah terganti atau tertukar. Karena dunia hanya satu-satunya. Seperti halnya engkau, teman, pun aku. Aku adalah aku. Siapakah aku?

Aku Marya Suryani. Belum menikah. Ke sini pakai angkot dan jalan kaki juga. Anak ke empat dari lima bersaudara. Lulusan S1. Berasal dari desa. Usiaku memang 29 tahun. Dan aku introvert abiez. #inspirasipagiannouncement. Pengumuman yang penting gak penting, namun genting. Karena kita tidak pernah tahu bagaimana keadaan kita setelah saat ini berlalu. Ya, tentang masa depan yang masih akan kita jalani. Ia merupakan surprise. Hadiah terindah untuk kita jemput dan sambut dengan senyuman ceria.😀

"Masa lalu dan dari mana kita berasal, tidak dapat diubah. Namun untuk masa depan dan ke mana kita menuju, maka langkah-langkah yang kita ayunkan sangat menentukan ujung perjalanan. So, what do you think, my friend?"

***

"… Allah tidak mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri,…"

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s