Happy With You
Happy With You

Hidup dengan kondisi penuh harapan, siapa yang tidak mau?

Bertabur senyuman dan ketenangan dalam hari-hari, siapa yang ga pengen?

Bersama berbahagia dengan kebersamaan yang sempurna, siapa juga yang tidak ingin?

Senang berbagi dan damai dalam hati, siapa pula yang tidak ingin melakukannya?

***

Bersamamu, terukir bahagia berkepanjangan. Bersamamu pula senyuman demi senyuman terukur lagi. Dengan tujuan apa senyuman ini bermunculan pada wajah? Senyuman yang mengabadi di dalam hari bersamamu. Hari berikutnya yang menjadi lanjutan dari hari-hariku.

Alhamdulillah, tujuh belas tahun usiamu kini, teman. Usia yang bukan sedikit. Namun usia yang sudah mencapai waktu menuju tingkat kehidupan selanjutnya. Semoga engkau bertumbuh terus dan maju menjadi lebih dewasa, yaa. Semangat berbagi, teman. Terus bersinergi, untuk mensenyumkan Rasulullah di akhir nanti, dengan kebahagiaan yang engkau turut tebarkan pada anak-anak juara (begini engkau mengistilahkan). Sungguh, bahagia di hati-hati mereka pun aku rasakan, ketika kita bersama. Ya, tidak terasa hangat mengalir di sudut mata ini, tanpa ku duga. Karena tetiba aku merasakan haru yang dalam. Ah, engkau memang luar biasa, teman. Teruskan perjuangan! Karena engkau bisa, kita bisa. Allaahu Akbar. Allaahu Akbar.

Pernah.

Pernah.

Pernah.


Ya, pernah aku mendambakan kebersamaan seperti ini. Seperti ketika aku membersamaimu kini. Kebersamaan yang mengingatkanku untuk tersenyum lagi dan lagi, mengukir senyuman lebih indah lagi, hari ini. Sebagai salah satu wujud syukurku dalam melanjutkan perjalanan. Dan senyuman ini ku persembahkan untukmu, teman. Di hari bahagiamu, aku bahagia. Karena kebahagiaan itu indah, teman.

Merangkai senyuman lebih indah hari ini, ada citaku juga. Seperti halnya mentari yang tersenyum cerah dalam hari-hari yang lalu. Walaupun kini, di pagi kelam menjelang ia kembali bersinar, aku belum dapat menyaksikan senyumannya. Namun aku yakin dan percaya, senyumannya hari ini adalah senyuman tercantik yang pernah ku tahu. Alhamdulillah, bahagia ini ku ingin jaga selalu. Kebahagiaan yang sempurna. Kebahagiaan yang akan selalu ada, bila ku bagikan segera. Ya, karena berbagi itu adalah untuk merangkai bahagia dan bahagia kita karena mau berbagi.

“Big Thanks” darimu ku sambut dengan uluran tangan yang semarak melambaikan jemari.

🙂

“Big Thanks” dari kami untukmu, semoga membuatmu tersenyum lebih cerah dan meriah yaa, dalam rangka mensenyumkan semesta dengan kontribusi nyata yang engkau upaya.

Terima kasih teman, “Big Thanks” for you, bersama senyuman penuh bahagia.

Sukses selalu yaa.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s