Sakinah, mawaddah wa rahmah, aamiin ya Allah
Sakinah, mawaddah wa rahmah, aamiin ya Allah

Ketika ku ingin mengubah dunia, maka ku ubah diri sendiri terlebih dahulu. Agar apabila ada sifat, sikap dan tabiat yang kurang baik pada diriku dan aku mengubahnya, maka semoga berkurang satu keburukan untuk dunia. Sehingga dunia menjadi tempat yang lebih baik untuk dihuni pun tercipta. Begitu pula dengan sekiranya ada sikap, karakter dan perbuatan baik pada diriku, semoga berubahnya aku menjadi lebih baik lagi menjadi jalan pula bagi penghuni dunia untuk meneladani. Karena apabila aku tidak mengubah diriku terlebih dahulu, niscaya tidak satupun yang dapat ku perbuat untuk mempercantik dunia ini.

Saat aku belum memberikan senyuman pada dunia, dan aku sangat ingin mensenyumkannya, maka aku pun belajar tersenyum dari diriku terlebih dahulu. Ku cintai dia dan ku pahami, ku pelajari apa maunya dan kami pun berdiskusi, ku upaya bersamanya untuk kami bersinergi. Dengan begitu, menjadi mudah bagi kami untuk saling mengingatkan lagi, tentang senyuman yang semestinya ada, sesuai cita kami.

Ketika aku bodoh dan tak tahu apa-apa tentang dunia, maka aku perlu membaca segala yang ada di dalamnya. Agar ku peroleh ilmu di dalamnya. Dengan ilmu, ku ingin menjadi bagian dari dunia yang lebih baik di masa yang akan datang. Dengan bertambahnya ilmu, semakin terbuka jalan untuk beramal bersamanya. Ilmu yang ku perlu bagikan lagi dan lagi, karena ia adalah penjaga terbaik sepanjang masa. Ilmu tentang apa saja. Termasuk ilmu pernikahan.

Dan dalam kesempatan terbaik saat ini, ku bertemu dengan dua sahabat yang baru saja melangsungkan pernikahan, berikut petikan khutbah nikah beliau,🙂

Kunci sakinah dalam rumah tangga, agar keluarga bahagia tercipta :

  1. Suami istri berniat ikhlas sebelum membangun rumah tangga
  2. Suami dan istri berlomba-lomba menjadi ahli ibadah, dekatkan diri dengan Allah, istiqamah dalam beribadah, (biasakan shalat tepat waktu; shalat wajib, hidupkan malam dengan qiyamul lail berjamaah, shalat sunnah Dhuha (gerbang pembuka rizki dan kemudahan dalam segala urusan)),
  3. Berilmu. “Barangsiapa ingin berbahagia dunia, raihlah dengan ilmu. Barangsiapa yang ingin berbahagia di akhirat, raihlah dengan ilmu. Barang siapa ingin berbahagia dunia dan akhirat adalah dengan ilmu”. Rajin datang ke majelis taklim, perbanyak membaca buku, sering minta nasihat kepada orang tua yang sudah lebih banyak pengalaman dalam kehidupan.
  4. Hiasilah rumah dengan bacaan ayat suci al Quran, rumah tangga akan diberkahi. Aamiin.
  5. Birrul wa lidain, senang memuliakan orang tua. Ridha Allah terletak pada ridha kedua orang tua dan kemurkaan Allah terdapat pada kemurkaan kedua orang tua
  6. Perbanyak sabar dan syukur dalam berumahtangga
  7. Sumber sakinah hanya ada pada Allah, maka jangan bosan meminta kebahagiaan kepada Allah agar melimpahkan sakinah dalam keluarga kita, melalui doa, “Rabbana hablana min azwaajina wa dzurriyyatina qurrata a’yun waj’alna lil muttaqiina imaamaa, sisipkan doa ini dalam setiap kesempatan berdoa.

“Baarakallahu laka wa baraka ‘alaika wa jama’a bainakuma fii khaiir buat Te Rosi dan Kang Desta, yaaa…”

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s