Ada petunjuk hidup kita, bila hati hampa dan kosong. Ada pengobat rindu kita, saat jiwa merasa kalut. Ada waktu terbaik kita, saat kesempatan tidak menepi. Ada jawaban tanya kita, saat menanya meminta kepada-Nya.

Berjalanlah teman, untuk menyaksikan keindahan ciptaan Allah. Bertafakurlah teman, untuk menghayati kebesaran-Nya. Maka tidak akan pernah ada kesombongan di dalam hati. Bergaullah dengan banyak orang, maka akan tumbuh cinta dan kasih sayang di hatimu. Lalu menjadilah engkau hamba-hamba Allah yang bertaqwa, taat kepada-Nya.

Kata mutiara penutup kajian kali ini dari sang ustadz:

"Tidak ada bedanya orang pintar dan orang bodoh apabila ilmunya tidak diamalkan."

🙂🙂🙂

@Masjid Daarut Tauhiid Bandung

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s