Menjelang peringatan hari ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia yang akan berlangsung tanggal 17 Agustus ini, maka akan banyak kita temukan para penjual bendera di sepanjang jalan. Baik yang menjual bendera saja, maupun yang sekaligus dengan umbul-umbulnya. Intinya adalah beliau semua berlomba-lomba untuk menyambut kemeriahan perayaan hari kemerdekaan. Lalu bagaimana dengan kita?

Hai, saat ini aku berada di negara ini. Indonesia tercinta dengan segala keanekaragamannya. Walaupun suku bangsa, budaya dan bahasa kami beragam, akan tetapi kami disatukan oleh satu bahasa yang sama yaitu bahasa Indonesia. Alhamdulillah, bahagia rasanya dengan keberagaman, dan kami pun perlu bersyukur atas perbedaan yang ada. Karena perbedaan mengajarkan kami untuk saling menghargai dan menghormati. Inilah ciri khas negara kami. Negara Indonesia tercinta.

Di sini, negara Indonesia aku dilahirkan, dibesarkan dan belajar dewasa. Ya, di negara yang kekayaan alamnya melimpah dan cuaca tropisnya yang indah. Wah! Sungguh megah. Ketika engkau mempunyai kesempatan berkunjung ke negara kami, teman. Maka akan engkau temukan sisi berbeda lainnya yaitu keramah tamahan penduduknya. Jiwa gotong royong dan saling meringankan beban sesama pun sangat kental di negeri kami tercinta, negara kesatuan Indonesia.

Bendera negara kami yang berwarna merah dan putih pun bukan tanpa makna. Namun mempunyai arti luar biasa yaitu merah artinya berani dan putih nan suci. Makna yang mengingatkan kami lagi saat melanjutkan perjuangan para pendahulu kami saat berjuang merebut kemerdekaan dari para penjajah.

Saat kemerdekaan sudah ada di tangan kami, maka mengisi kemerdekaan dengan sungguh-sungguh adalah kewajiban kami. Sebagai generasi muda yang tangguh, maka kami harus berani. Sebagai generasi penerus sejarah, maka kami harus berhati suci. Hidup Indonesia. Merdeka.

Terima kasih para pahlawan. []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s