Dew, membawa titipan panggilan dari Cikurai buatku. Yuhu.😀 Haii Cikuray mountain, welcome on my live report.

Menyambut panggilanmu kini, ku titip suara hati segera. Berhubung aku pun sangat terkesan dengan para pendaki gunung nan elegan. Yah! I wish like them, too.

Meski belum menjadi pendaki seperti beliau-beliau yang gemar mendekat dan bersam denganmu, namun di relung hatiku terselip harap. Untuk menatap awan dari puncak-puncak gunung, menerima senyuman mentari yang jaraknya seakan tepat di bawah telapak kaki. Dan satu lagi yang penting, berada di tenda untuk merehat raga sejenak. Sebelum keesokkan hari nya, melanjutkan perjalanan (lagi).

"Hai Dedew, terima kasih yaa untuk oleh-olehnya. It’s so sweet memory one for me specially," my heart said.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s