Pernah ku bercita dan menuliskannya. Sudah sangat lama ia ada. Hingga saat ini ku kembali teringatkan padanya. Ya, sebaris kalimat tentang hubungan baik dengan kolega. Hubungan baik dengan relasi di lingkungan kerja. Pun kebahagiaan saat kami berjumpa dan bersama menghabiskan waktu yang ada. Bukan untuk membiarkan waktu tersia, namun sedapat mungkin ia berkesan, berharga dan bernilai.

"Bersapa dengan para kolega semenjak pagi hari. Menyapa dan kami duduk manis bersama untuk saling mengingatkan akan makna amalan. Amalan yang perlu terus berkelanjutan tidak pernah henti. Saling menasihati pada kebenaran dan kebaikan."

Adalah Pa Ocii, beliau salah seorang kolega kami. Beliau yang gemar berbenah, bersih-bersih dan sungguh ramah, baik dan satu lainnya adalah murah senyuman. Ai! Ini yang ku suka dalam kebersamaan kami hingga saat ini. Ya, akan sangat mudah kita berjumpa dengan wajah-wajah yang penuh senyuman. Beliau yang di posisi apapun berprofesi. Mulai dari level jabatan terbawah hingga yang tertinggi. Semua seimbang membagikan senyuman. Sehingga sering ku berpikir, nyata kan? Ini kenyataan kan? Aku masih belum percaya dengan semua. Dan untuk mengabadikan kenyataan ini agar ia senantiasa ada, maka aku pun menitipkannya di sini.

Bersama wajah-wajah penuh senyuman, dan kami menjalani waktu seharian. Semua ini pernah ada dalam daftar impianku. Alhamdulillah… akhirnya menjadi kenyataan juga. *terharu

Tersenyum dan kemudian bersenyuman. Untuk menebar kecerahan wajah dan mencerahkan hati sesiapa saja yang berada di sekeliling. Sungguh semua ini menenangkan dan menyenangkan. Menitikkan kebahagiaan di hati ketika mengenangkan dan harap nuansa yang sama pun ada di mana-mana. Ah, alangkah damainya beraktivitas di bumi, dengan begini.

Seperdua hari berlalu tidak terasa. Cepat sekali ia berlangsung. Dan tetiba sore pun menjelang. Sedangkan kami masih ingin selalu bersama. Akan tetapi, perlu jeda memang kiranya dalam menjalani kebersamaan. Agar kebersamaan tetap hidup di dalam hati-hati kita. Dan selamat berjarak raga untuk sementara, wahai teman, kolega dan para sobat yang baik. Semoga kita masih dapat bersama esok hari, untuk melanjutkan perjuangan di bumi. Lalu kita kembali melangkahkan kaki dengan penuh semangat. Semangat terkirim buat semua, semangat yang terus berkobar senantiasa. Semangat yang senantiasa menyala tanpa jeda. Walaupun kebersamaan raga kita mesti berjeda, memang. Akan tetapi menjaga semangat selalu ada dan kemudian membagikannya, merupakan kebahagiaan yang perlu terus kita lestarikan.

Semangat Pa Ociii.😀

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s