This slideshow requires JavaScript.

🙂🙂🙂

Hari ini, aku belajar lagi satu hal penting. Hal penting untuk ku bagikan, karena ia sungguh penting. Hal penting apakah itu? Let’s cek it out.

Seperti halnya rezeki, maka inspirasi pun sama. Untuk memperolehnya, maka kita harus menjemputnya. Karena dari inspirasi yang kita bagikan, maka kita memperoleh rezeki. Begitu alur perjalanan rezeki. Ia mengalir, namun bukan pada sembarangan orang. Ya. Meskipun rezeki telah tertakar, akan tetapi takarannya berbeda untuk sesiapa yang menjemputnya dan yang tidak menjemputnya.

Dari waktu ke waktu, jangan habiskan ia tanpa melakukan hal yang bermakna. Namun sesuaikan antara hiburan dan pelajaran yang kita peroleh dari berlibur. Karena, sekejap saja kita terlupa, akan hilanglah masa yang ada. Ya, begitupun dengan inspirasi. Kita harus selalu jeli melihatnya. Kita harus senantiasa gemar mengintipnya. Oleh karena inspirasi itu tersembunyi di balik peristiwa, ia menempel pada secarik kertas yang tergeletak di pinggir jalan. Pun, inspirasi itu ada di kulit pohon yang rindang daunnya. Begitupun di antara pepasir yang bertaburan di tepi jalan, di sana ada inspirasi teman.

Inspirasi. Aku pun teringat tentang satu kata ini. Apakah makna inspirasi? Inspirasi yang sering dibahas, untuk membangkitkan motivasi. Inspirasi yang saat mendengarnya, kita tergerak untuk bangkit, berdiri, melangkah, lalu berlari, bahkan terbang ke seantero negeri untuk menemukannya. Inspirasi yang gencar di bahas dalam pertemuan-pertemuan penting para pencarinya.

Inspirasi. Apakah ia sejenis bongkahan emas yang berharga mahal? Sehingga banyak orang berduyun-duyun menggalinya? Namun mau menggali di mana? Karena inspirasi itu tersembunyi di tempat yang tidak mudah kita ketahui, kalau kita tidak jeli padanya.

Inspirasi. Apakah ia sejenis makanan yang mengenyangkan? Atau inspirasi adalah setitik minuman yang menyegarkan di terik mentari yang menyengat? Bahkan, apakah inspirasi itu sebuah pertanyaan? Barangkali, semua jawaban di atas adalah benar adanya. Karena inspirasi itu tidak dapat didefinisikan, begini menurut aku sich. Hehe.😀

Dari inspirasi, walaupun ia tidak berwujud, terkadang. Namun bersama inspirasi, kita dapat menciptakan ‘sesuatu’. Yha, sesuatu yang mengajak kita untuk berusaha dan berupaya. Dari tidur menjadi bangun. Setelah bangun menjadi berupaya. Dan saat berupaya, kita bersungguh-sungguh. Dan dari kesungguhan, berhasillah adanya. Makanya, inspirasi itu sejenis rezeki yang harus kita jemput. Karena saat kita penuh inspirasi, maka banyak hal yang dapat kita lakukan bersamanya. Apakah inspirasimu hari ini, teman???

Dalam perjalanan, kita bertemu inspirasi. Saat pertemuan dengan teman-teman, kita dapat menggali inspirasi. Bahkan ketika berada di kesunyian, kita pun bisa menginspirasi. How can? Ah. Engkau belum percaya, teman? Mari kita berdiam sejenak. Entah di mana pun engkau berada, bersama siapapun engkau saat ini, coba tinggalkan semuanya, sebentar saja. Lalu, lelaplah dalam kesunyianmu. Terlelap bukan tanpa aktivitas, namun bersama kegiatan. Menulislah di saat sunyi, tersenyumlah dalam kesunyianmu. Maka, engkau pun dapat mensenyumkan sesiapa saja yang membaca tulisanmu. Buktikanlah. Karena aku khususnya, mempunyai pengalaman tentang hal ini.

Saat membutuhkan inspirasi, maka aku segera membaca. Ketika kalut, aku berusaha menemukan pencerahan pikir. Lalu aku pun membaca. Membaca apa saja. Baik tulisan alam yang tersirat, maupun tulisan yang tersurat. Semua, di sana, ada inspirasi, teman. Membacalah, bersenyumanlah dengan semua. Ya, agar hidup menjadi lebih hidup! Hidupkan hidupmu dengan mencari inspirasi sebanyak-banyaknya. Inspirasi yang memberdayakan dirimu, dan sesiapa saja yang menemukannya.

Melangkahlah, berpetualanglah. Melihatlah, menafsirlah. Merenungkan keindahan ciptaan Allah. Subhanallah… maka engkau akan semakin bersyukur dengan kehidupan yang engkau jalani saat ini. Karena tidak semua orang memperoleh sama seperti yang engkau terima, teman. Maka tersenyumlah lebih indah hari ini dengan penuh syukur.

Meksipun manusia mempunyai sifat umum berkeluh kesah, semoga engkau tidak demikian, karena engkau bersyukur. Walaupun manusia bersifat umum pelit, semoga engkau tidak termasuk di dalamnya, karena engkau gemar berbagi. Karena engkau bukanlah manusia pada umumnya, namun engkau spesial. Yakinlah, bahwa engkau bukan seperti kebanyakan orang. Namun engkau adalah istimewa dan luar biasa dengan kebiasaanmu yang engkau data semenjak mula. Ya, untuk merangkai senyuman lebih indah dari waktu ke waktu, engkau ada. Untuk mensenyumkan sesiapa saja yang ada bersamamu, menjadi cita. Insan yang bertaqwa, bahagia dan membahagiakan bersama inspirasi.

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s