Selama jalan teman, wahai Ramadhan yang mulia. Walaupun engkau akan pergi meninggalkan kami, namun kami tidak akan pernah meninggalkan engkau. Kami akan senantiasa membersamaimu dalam hari-hari kami berikutnya. Kami akan kembali merasakan kehadiranmu dalam langkah-langkah kami selanjutnya. Karena sepanjang waktu kita bersama, engkau menitipkan banyak pesan berharga untuk kami.

Agar kami bersabarrr… sebentar lagi, sebelum kami marah
Agar kami semangattt… sekali lagi, sebelum kami berkata lelah
Agar kami memaafkan… sekali lagi, sebelum kami mencaci
Agar kami melangkah… selangkah lagi, sebelum kami heeeentii
Agar kami berdoa… lebih sering lagi, sebelum kami putus asa
Agar kami berharap lebih kuat, berdoa lebih rajin, berusaha lebih giat, berjuang yang terbaik, berjalan lebih jauh hingga selamat sampai tujuan, bertemu dengan hamba-hamba Allah yang belum pernah kami kenal sekalipun, dengan cara tak terduga, lalu kami saling bersenyuman dengan penuh kebahagiaan… Alhamdulillah, terima kasih ya Allah, untuk kebersamaan kami dengan Ramadhan-Mu yang indah, penuh berkah, bertabur senyuman.

Kebersamaan kami penuh senyuman… walau di ujung kebersamaan kami, tetesan airmata yang jatuh berderai tak henti menetes. Ah…. Kami yakin, kami percaya, kita akan selalu bersama. Meski dalam doa, walau dalam pinta.

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s