Hai, teman, apakabar hari ini? Semoga masih dalam nuansa sakinah penuh senyuman indah, yah. Aamiin.

Alhamdulillah, bahagia adanya, kita kembali jumpa sore ini dalam sebaik-baik pertemuan. Pertemuan antar sahabat yang seiman, seakidah dan setujuan. Alhamdulillah, maka bersyukurlah dalam kebersamaan bersama beliau semua.

Oiya, sore hari, seperti saat ini. Ketika mentari bersinar tak lagi secerah siang tadi, apakah aktivitas yang engkau lakukan, teman? Ya, sembari ngabuburit menanti jadual buka puasa yang akan datang sebentar lagi. Setelah perbukaan siap di bawah tudung saji. Marii, sejenak kita bersapa di sini. Yuuk merapatkan jemari hati ini. Selanjutnya kita saling menceritai tentang aktivitas sore nan penuh kedamaian.

Di sini, sebuah tempat berhenti, kami sedang bereuni. Saling bertanya kabar diri, saling mengabari tentang hati. Sedangkan senyuman tak lepas begitu saja, namun tertata menemani. Ya, teman yang tersenyum akan membuat kita tersenyum, saat ia menemui. Termasuk ketika kita menemuinya, maka teman dalam senyuman terbaiknya. Subhanallah, lalu nikmat-Nya yang mana lagi kah yang tidak kita syukuri?

Hari ini, dalam waktu yang kita miliki, bersyukurlah teman. Bersyukur dengan apapun yang kita miliki. Sehingga kita tidak sempat lagi untuk mencari-cari cara merutuki keadaan. Ya, bersyukurlah dan terus melangkah.

Satu hari dalam kesibukkanmu beraktivitas, sempatkanlah sesekali untuk bergerak ke lokasi yang belum pernah engkau kunjungi. Baik ke lokasi indoor mau pun outdoor. Ya, kunjungilah lokasi-lokasi yang memberimu inspirasi. Dan pastikan setelah kembali, engkau akan tersenyum lebih cerah, melangkah lebih gagah dan semangat hidupmu bertambah. Yah, berkunjunglah ke lokasi yang bermanfaat. Bisa ke pantai, ke toko buku, mendaki gunung, atau hanya sekadar duduk manis di balkon bahkan nongkrong sejenak di atap. Wah! Pasti seru. Yuupz!😀

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s