Sumber ::
Pustaka >> Hikmah Abatasa

Nama-Nama Surga Dan Calon Penghuninya

Perihal nama-nama surga, tingkatan, dan para calon penghuninya ialah sebagai berikut:
1. Surga Firdaus diciptakan oleh Allah SWT dari emas. Calon penghuninya dijelaskan dalam Surat 23/Al-Mukminun ayat 1- 11, ialah
a. orang-orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya,
b. orang-orang yang memelihara sholat,
c. orang-orang yang berpaling dari pekerjaan yang sia-sia.
d. orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali kepada istri-istri mereka

2. Surga Adn diciptakan oleh Allah SWT dari intan putih. Calon penghuninya, ialah
a) Orang-orang yang sabar karena mencari keridhoan Tuhan- nya, mendirikan sholat dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka secara sembunyi atau terang-terangan serta menolak kejahatan dengan kebaikan. (QS. 13IAr Ro’du: 22-24)
b) Orang yang bertaubat, beriman, dan beramal saleh. (QS. 19/ Maryam: 60-61)
c) orang-orang yang benar-benar bertakwa. (QS. 38/Shod: 49- 50)

3. Surga Na’im diciptakan oleh Allah SWT dari perak putih. Calon penghuninya, ialah
a. orang-orang yang beriman dan beramal saleh (QS. 31/ Luqman: 8)
b. orang-orang yang bertakwa (QS. 68/Al-Qolam: 34)

4. Surga Ma’wa diciptakan oleh Allah SWT dari zamrud hijau. Calon penghuninya, ialah:
a. orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT (QS. 53/An- Najm: 15)
b. orang-orang yang benar-benar beriman dan berawal saleh. (QS 32/As-Sajdah: 19)
c. orang-orang yang takut kepada kebesaran Allah SWT dan menahan diri dari hawa nafsu yang buruk. (QS. 79/An- Nazi’at: 40-41)

5. Surga Darussalam diciptakan oleh Allah SWT dari yakut merah. Calon penghuninya sebagaimana yang diterangkan dalam Surat Al-An’am ayat 127, ialah:
a. orang-orang yang kuat iman dan islamnya;
b. orang-orang yang memperhatikan ayat-ayat Al-Qur’an dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari karena Al­lah SWT.

6. Surga Darul Muqomah diciptakan oleh Allah SWT dari permata putih. Calon penghuninya, ialah orang-orang yang kebaikannya amat banyak dan sangat jarang berbuat kesalahan.

7. Surga Al-Maqomul Amin diciptakan oleh Allah SWT dari emas. Calon penghuninya, ialah orang-orang yang keimanannya telah mencapai tingkat muttaqin, yakni orang-orang yang benar- benar bertakwa kepada Allah.

8. Surga Khuldi diciptakan oleh Allah SWT dari marjan merah dan kuning. Calon penghuninya, ialah orang-orang yang taat menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala larangan-Nya. (QS. 25/Al-Furqon: 15)

***

Subhanallah…
Allah menjanjikan surga bagi hamba-hamba-Nya. Namun dengan menjadi bertaqwa, dan rahmat-Nya lah, kita sampai di sana.

Mari, terus melangkah, teman. Walau payah, meski lelah, menitik airmata karena ingat kepada-Nya. Ha! Semua indah dan penuh hikmah, yah. Makanya, jangan diam dan putus harapan. Namun bangkitlah, berjalan dan terus pegang erat harapan kita. Simpan ia di depan kita. Untuk menjadi pelecut semangat saat melangkah. Untuk lebih tegar dan kuat lagi. Untuk menjadi lebih hebat dari diri kita kemarin. Untuk mensenyumkan-Mu ya Allah…🙂

Kemarin siang, aku melangkah lagi. Melangkah untuk menemukan inspirasi. Melangkah sendiri diri ini, hihiii… Namun yakinlah bahwa aku tak benar-benar sendiri, teman. So, tetap tenang dalam mengenang. Karena ada harapan yang membersamai, ada Allah yang menyertai, pun malaikat-malaikat cantik yang menemani. Aku bersyukur, akhirnya langkah-langkahku tertuju pada masjid. Masjid, lagi dan lagi, ia menjadi saranaku berehat, bermuhasabah, berdiam, menemukan lagi inspirasi dan ketenangan. Ada kesejukkan di rumah-Nya. Aku senang ke masjid.

Baru saja sampai di dalam ruang masjid yang luas nan merah meriah karpetnya, aku bersimpuh, seraya memperhatikan sekeliling. Ada banyak jamaah yang berkunjung, karena ada aktivitas musabaqah di masjid. Lalu, aku pun memilih posisi di dekat tiang, di samping seorang nenek yang sedang terkantuk-kantuk. Ya, Allah… kuatkan beliau di usia senja.

Duduk manis ku seraya mengambil posisi ternyaman. Menghadap kiblat lalu membuka al Quran. Ku baca pelan dan perlahan, untuk menyelami ayat per-ayat. Sungguh menyendukan, saat ku ingat. Akhirnya kedamaian segera menyeruak rasa. Aku terharu, segera terisak, saat tepat di belakangku, ada isak sedu nan memecah konsentrasiku. Suara siapakah di sana?

Aku berpaling, mencari sumber suara. Ah, ternyata beliau seorang muslimah dengan anak kecil di pangkuan. Ada bulir bening mengalir di pipi beliau. Bulir yang menetes lagi setitik demi setitik dari sudut mata nan memerah. Allah… ya Allah… Apa gerangan yang beliau derita? Sehingga sebegitu perih rasa jiwa? Aku pun merasa. Di sini, jiwaku turut mengalaminya. Huuwwaa…

Apakah makna semua ini ya Allah, hingga Engkau mempertemukan kami. Ya Allah, kuatkan beliau, seorang wanita bernama Ibu… ^^

Bergeser ku sedikit, dan mulai menghentikan tilawah. Ku simpan al Quran kecil nan ungu di tepi tiang nan bercabang. Ku alihkan perhatianku pada beliau yang terus terisak. Ah, aku ga tahan, akhirnya ikutan nangis.😀 *yanijugaseringnangis

Dalam kondisi demikian, aku seakan melihat diri lain yang sudah sangat ku kenal. Sehingga ku beranikan diri menyapa.

"Teteh, ada apa menangis?"
"Teteh, sakit…?"

Ku perkirakan saja tanya yang apa adanya. Dengan maksud menenangkan beliau di sana. Lalu beliau menjawab seraya masih terisak… bercerita di balik tetesan airmata yang berkejaran di lembaran pipi.

"dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya. Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya). Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya. Sungguh, Allah telah mengadakan ketentuan bagi setiap sesuatu." (Q.S At Thalaq [65] : 3)

***

Bertemu hamba Allah yang baru lagiiiii… yang berbagi kisah hidup, berpesan penuh makna, ini adalah rezeki tak terduga. Di masjid yang penuh orang, ada satu untukku memetik pelajaran dari pengalaman yang beliau kisahkan.

Ya Allah, kumpulkan kami dengan hamba-hamba-Mu yang shaleh shalehah, menjadi jalan kami kembali mengingat-Mu. Terima kasih ya Allah, untuk pertemuan dengan beliau, teh Hana… Kuatkan beliau dalam iman, sabarkan beliau dalam taat. Untuk surga yang engkau janjikan. Aamin ya Rabbalalamiin. []

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s