The Pink, Key and Door

There is hanging key in front of the door. It colour is pink and the door too. I was taken this picture last week on Sunday. The door was close when I came. So, before enter the room, I put the key on a hole in this door. Then, I successfull open it. After that, I came in easily.

I was very happy when enter to the room. Because I can take a rest on it. And I am in here right now. Beside use this room for take a rest after activity time out, I also use it to looking for inspiration. Yes! So that, I can enjoy my time with it.

This room is my boarding house in this country. Until now, I was 15months with it. And this is my thirdh room after 9 years. Owps! Aku termasuk betahan juga, yaa. Ceritanya kostan pertama ku di sana selama enam bulan pertama, lanjut di kostan kedua sisanya, sampai akhirnya di kostan sekarang sebagai yang ketiga, selama lima belas bulan saja. Yang akan berakhir tiga bulan lagi, insyaAllah. Jadi, rencananya, aku akan berada di Bandung hanya sampai 110 bulan lamanya. Untuk selanjutnya ke mana?

110 bulan saja. Wuuaaaa… it’s fantastic! And I think there are many experiences and more storie should I tell about this. Makanya, aku sangat bersemangat untuk merangkai kisah perjalanan berupa cerita-cerita. Sepertinya menarik, juga. Boleh, boleh, boleh. Karena pasti ada alasan untuk masih terus melanjutkan langkah dalam mencapai impian. Yaps. Impian untuk menjadi bagian dari orang-orang yang sukses. Yes.

Bergegas ku buka lembaran catatan. Lalu ku tulisi dengan tulisan tangan. Untuk selaniutnya menyisipkan beraneka ekspresi di antaranya. Yaa. Ini adalah aktivitas yang sangat berkesan bagiku. Karena dengan begini, aku seakan kembali mengulang kisah perjalanan. Selanjutnya menitipkan pada lembaran hari ke hari. Hari-hari yang masih akan berlangsung dan terus begitu. Hari-hari yang masih tersisa untukku. Dan merupakan kesempatan terbaik untuk meneruskan langkah.

Langkah. Langkah-langkah ini akan terus berlanjut. Walaupun ternyata kelak, aku hanya akan meneruskannya melalui langkah-langkah jemari di antara tuts-tuts yang bersusunan. Maka aku akan sering meneruskannya. Karena di sini, dengan begini, aku menemukan jiwaku. Jiwa yang selama ini ku cari dan ku usaha menemukannya. Ia kini bersamai diri. Jiwa yang menjadi kunci dalam berbagi. Jiwa yang membuka pintu hati agar ia mudah memberi. Meskipun memberi seulas kata dari hati. Kata nasihat, misalnya. Kata motivasi, atau bahkan hingga kata-kata mutiara yang berkilauan.

Semua ini, aku impikan sejak lama. Impian yang terus ada. Impian yang ku berai akhirnya, meski baru melalui dunia maya. Namun kelak aku yakin, dunia nyata menjadi jalanku juga. Agar langkah-langkah ini seringkali menjejak di atas bumi-Nya. Untuk lebih sering menyaksikan indahnya ciptaan Allah di dunia… Karena aku pun bercita keliling dunia. Aamiin. []

🙂 🙂 🙂

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close