Harapan itu masih ada. Maka, harapan yang menyala terang di hari-hari ini, perlu membuat kita bergerak lagi, melangkah dan berlari. Untuk selanjutnya, kita meyakini bahwa keberadaan kita saat ini adalah dalam rangka memperjuangkan harapan. Mulai hari ini, seratus hari tersusun dalam rencana memperjuangkan harapan. Aha! Semangattt.😀

Harapan itu masih ada. Oleh karena itu, selama keyakinan akan adanya harapan masih kita genggam erat, maka kita mau berupaya dan berusaha lagi, berdoa dan menyerahkan hasil akhir yang tentu saja terbaik, kepada-Nya. Karena di ujung usaha kita, ada ketentuan-Nya yang menenangkan hati.

Hari ini, pada hari ke seratus, aku khususnya mau bergiat dalam memperjuangkan harapan. Hayoooo… Yani bisa, bisa, bisa bersama soulmate yang terpercaya. Oiya, ingat soulmate, ingatku pada langkah-langkah. Ya, langkah-langkah yang perlu ada dan senantiasa ada. Langkah-langkah yang hari ini menjejak nyata di bumi-Nya. Langkah-langkah yang perlu dalam rangka beribadah. Untuk mengingatkan lagi diri ini sebanyak-banyak dan sesering-seringnya kepada pemilik diri ini. Langkah-langkah yang mesti terarah dan jelas tujuannya. Langkah-langkah yang tidak boleh goyah karena sedikit saja rintangan di hadapan. Namun menjadikan rintangan sebagai batu pijakan untuk melompat lebih tinggi dan membumbung menembus awan. Hingga bersua dengan mentari, berdekatan dengan sahabat hati. Haiii… semua ini sungguh mengesankan. Sehingga aku semakin suka melanjutkan langkah-langkah lagi. Langkah-langkah kaki di bumi. Sedangkan harapan senantiasa ada di tempat terbaiknya. Tinggii sekali. Harapan.

Harapan itu masih ada. Walaupun ia jauh di sana, sedangkan jemari ini mungkin tak akan sanggup merengkuhnya langsung. Oleh karena itu perlu adanya sarana, usaha dan upaya. Semoga, banyak kebaikan yang menyertai perjalanan langkah ini, dalam memperjuangkan harapan.

Harapan itu masih ada. Harapan untuk dapat membahagiakan orangtua dan beliau-beliau yang baik padaku, adalah di antaranya. Selain banyak harapan lainnya yang tersusun di lembaran kehidupanku. Maka, selangkah demi selangkah ku upaya agar perjuangan untuk mewujudkan harapan cukup berkesan. Oleh karena itu, pergerakan adalah jalannya.

Harapan. Dalam upaya mewujudkannya menjadi kenyataan, memang tidak mudah teman. Tidak semudah membalik telapak tangan. Namun pasti saja ada perjuangan yang kita butuhkan. Dan memperjuangkan harapan, memerlukan tekad yang kuat dan niat yang bulat. Agar saat ada halangan merintang dalam perjalanan, kita tidak mudah berputar haluan. Namun senantiasa meneguhkan hati dan meyakini bahwa semua pasti ada hikmahnya.

Harapan. Walaupun untuk mencapainya memang tidak mudah, bukan berarti tidak mungkin, bukan?? Oleh karena itu, ayoo semangat teman.

Semangatt yaa… bisik soulmateku pada suatu hari yang lalu. Tepat sebelum ia meninggalkanku untuk sementara. Selanjutnya, kami pun meneruskan langkah masing-masing tanpa pernah lagi bertatap mata, apalagi untuk saling menguatkan genggaman saat melangkah bersama. Namun hanya ingatan yang tersisa dari kebersamaan kami. Hai, soulmate, masih ku teringat tentang pesan yang engkau titipkan, dulu. Terima kasih yaa, untuk pernah menjadi bagian dari hari lalu ku. Hari-hari yang kita habiskan bersama, pernah juga untuk merangkai harapan.

Harapan. Harapan itu masih ada. Di antaranya adalah harapan yang kita rangkai bersama. Harapan untuk merengkuh mentari, lalu kita bawa pulang. Untuk menjadi penerang hari kita. Ah, harapan yang cukup tinggi, bukan? Namun de

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s