Mungkinkah?
Mungkin.
Mungkinkan!

Di era ini, tidak ada lagi yang tak mungkin. Karena semua bisa terjadi kalau kita mau yakin. Ya, hanya dengan mengubah aksi, maka kita mampu membuat kemungkinan menjadi nyata. Ya. Bukan untuk berbangga, namun karena setiap usaha tentu ada hasilnya, bukan?

Di zaman ini. Jangan mudah terlena oleh hasil yang datang tiba-tiba sedangkan kita tak berusaha. Karena sesungguhnya hasil itu beriringan hadirnya dengan usaha yang kita lakukan. Maka berjuanglah. Bergeraklah. Melangkahlah. Dan lakukan satu hal kecil yang kita yakini dengan konsisten. Hanya itu yang kita perlukan untuk memperoleh hasil yang memuaskan. Ya, konsisten.

Memang. Aku pun membenarkan. Bahwa saat ini kita hidup di zaman instan. Yang mana semua hal dapat mudah kita ketahui. Hanya dengan sekali klik, bermunculan lah informasi-informasi yang kita ingin ketahui. Seperti kemarin sore, aku melakukan testimoni dengan perangkat komunikasi. Hi! Hanya dengan duduk manis di ruangan, tetiba makanan hadir di hadapan. Apapun yang kita mungkinkan, maka menjadi mungkin di zaman ini.

Hi! Namun kita perlu selalu ingat bahwa proses dan usaha adalah utama. Ya, jangan pernah melupakan proses, wahai saudara-saudara yang ku cintai. Karena proses adalah selangkah kita menuju hasil optimal.

Sedikit demi sedikit, berbuatlah. Selangkah demi selangkah, berjalanlah. Karena dengan begitu engkau me jadi tahu makna perjuangan. Ya, sekali lagi ku ingin berbagi. Bahwa seorang yang saat ini sedang duduk manis di posisi ternyamannya, bukan terjadi begitu saja, teman. Namun karena sebelumnya ia sudah dan selalu giat berusaha. Sehingga saat kita menanya padanya, maka ia akan berkisah tentang proses panjang yang ia lalui. Sampai saat ini pun begitu, ia selalu bergerak. Bukan hanya duduk manis seperti yang kita lihat. Karena ia adalah seorang pejuang.

Bagi seorang pejuang, tidak ada waktu berpang-ku tangan. Tak ada masa untuk berle-ha-le-ha men-unggu keajaiban. Karena baginya, keajaiban ada setelah perjuangan ia lakukan dan memungkinkan hasil terbaik ada setelahnya.[]

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s