Basreng Hunter One

Hai, satu lagi teman, makanan unik dari kota Bandung. Mau tahu? Apakah itu? Let’s check it out!

Basreng. Ya, basreng namanya. Basreng adalah akronim dari baso digoreng. Lebih kurangnya begitu yaa. Karena konon ceritanya, ini basreng berasal dari baso yang dikeringkan dan kemudian di iris tipis lalu digoreng. Begitulah kronologi hingga basreng siap disantap. Nah, dalam kisah kali ini, aku adalah sebagai basreng hunter. Lho, kok bisa? Ha 😀 Begini ceritanya.

Pada satu hari pekan lalu, seorang teman dari negeri seberang menghubungiku. Sebut saja nama beliau Mawar. Mawar yang mekar dan indah parasnya, tampaknya sedang menginginkan si basreng nan cantik. Sehingga berhubung aku ada di sini, di kota yang basreng akan sangat mudah di dapat, maka beliau memintaku untuk mengirimkan. Makanya, dalam satu pekan terakhir, menjadilah aku sebagai basreng hunter. Cieeee. Tak mudah ternyata menemukan apabila kita mencari. Namun dengan bertanya, insya Allah ada jawabannya.

Awal menerima pesanan dari Mba Mawar, aku excited banget. Karena dalam pikirku ini basreng sudah pernah ku icip-icip. Akan tetapi, aku belum pernah tahu tempat jual bahkan yang produksinya. Karena selama ini aku tinggal makan karena sudah ada di depan mata. Yha. Namun berbeda kini. Aku perlu menemukan sumber asalnya.

Awalnya, aku menanya pada teman yang ku pikir mempunyai channel tentang perbasrengan. Namun ternyata beliau gak punya. Berbeda dengan yang ada dalam pikiranku. Namun beliau menyampaikan beberapa alternatif. Sejenis pencerahan gitu decy. Lalu, aku pun bertanya lagi ke teman yang lain, alhamdulillah menemukan jawaban dan langsung beliau sediakan berkilo-kilo basreng segera. Huwwaaa…. This is out of my prediction. I was surprised. Aku bahagia. Karena akhirnya basreng pun sudah duduk manis di depan mata dengan anggun, padahal aslinya ia pedas sangat. Huhaah. Rasanya eksotis bin maknyus.

Alhasil, perburuan demi basreng akhirnya berakhir. Seiring dengan banyak pencerahan yang beliau sampaikan padaku. Termasuk lokasi produksi basreng yang mudah diakses, diantaranya Basreng Barokah di daerah Laswi. Ah, yang lainnya aku lupa lagi, padahal tadi Mamang penjual basreng memberikan beberapa informasi. Namun aku tak mudah ingat kalau tak langsung dicatat. Hiiiy. Parah yah, ingatanku. But, apapun yang terjadi, aku ingin berterima kasih sangat pada beliau yang berbaik hati padaku dalam rangka memasok basreng berkilo-kilo beratnya. Alhamdulillah, kebaikam itu sungguh dekat. Dekat di sini. Dekat di sana. Bahkan tak pernah disangka. Tetiba mudah menemukan orang baik di mana-mana. Hal ini mengingatkanku pada pesan Bunda, "Semoga di manapun aku berada, orang-orang baik yang ku temukan. Aamiin."

🙂 Setelah basreng di genggaman, saatnya packing dan pengiriman. Dan ada kebaikan berikutnya yang ku alami. Proses packing dibantuin sama Mamang penjual, dan sama petugas kurir pengiriman. Ah. Cucook banget pokoknya, mah. Aku senang saat kebaikan demi kebaikan mengelilingiku. Lalu, pantaslah kiranya kalau aku meneladani lingkungan dan berbuat baik pula lebih mudah. Sehingga tak perlu bertanya lagi, kalau mau berbuat baik. Lakukan saja, berbuat saja, ya… karena Allah.

Sebelum menutup catatan saat ini, ingin ku menitip sebaris pesan, sesiapa yang mencari akan menemukan. Sesiapa yang bertanya akan memperoleh jawaban. So, keep moving and asking while smiling, dear… when you are hunting something. 🙂 []

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close