Setelah menempuh jalan mendaki, saat jalan-jalan pagi, kami pun jumpa Ayuu’ penjual jamu.

Hayuu minum jamu dulu.😀

Rasa jamu yang unik, akhir-akhir ini menjadi kesukaanku. Jamu adalah minuman berikutnya yang gampang dijumpai di kota ini. Karena hampir setiap waktu ku melanjutkan langkah, maka ada aja Ayuuu’ penjual jamu yang lewat. Terutama pada pagi dan sore hari. Dan hari ini, pagi. D sebuah jalan lurus mendaki, ketika kami sedanv melanjutkan langkah, pandangan kami tertuju pada beliau. Seorang ibu yang memanggul bakul berisi perlengkapan dan bahan jamu. Yuhuu. Aku pesan satu gelas. Syruuuupst. Enaks.😀 Mauu?

🙂🙂🙂

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s