The Great Wall of China

Apa kabar China? Apa kabar Great Wall? I wish to meet you. See you. 😀

China adalah salah satu negara yang akan aku kunjungi saat berkesempatan jalan-jalan ke luar negeri. Ya, melangkahkan kaki di sepanjang Great Wall di China, merupakan impianku. Impian masa lalu yang ku jaga selalu. Semoga, semoga dapat menjadi nyata. Aamiin.

Aku sangat jarang nonton. Namun sekali-kali aktivitas nonton aku jalani, maka aku akan terinspirasi untuk mengunjungi lokasi-lokasi yang ku tonton. Nah, saat ini menjelang rehat, aku sempatkan untuk menonton sejenak. Menonton video tentang proses terbentuknya Great Wall di China. Ya, mulai dikisahkan semenjak berabad-abad lalu, Great Wall sudah ada. Apalagi saat ini yaa. Tentu Great Wall semakin menarikku untuk datang mengunjunginya. Hai, hallo, Great Wall. 😀 Aku tersenyum, karena mempunyai impian.

***

Selain video tentang Great Wall, aku pun menyimak pemaparan berisi nasihat dari ustadz. Intinya adalah tentang amal kebaikan yang perlu kita rutinkan, meski dengan berwajah cerah (senyum) di depan saudara yang kita temui. Masya Allah, pahalanya sangat banyak. Padahal kita sering terlupa, ya, akan amalan ringan yang satu ini. Amalan yang menurut sebagian orang mungkin sudah menjadi kebiasaan (karena sudah mempunyai pengetahuan tentang keutamaan senyum) dan bahkan ada yang masih belum terbiasa menjalankan, karena belum sampai ilmu padanya tentang hal ini.

Tentang tersenyum dan berwajah cerah saat bertemu dengan saudara yang lain, aku masih belajar untuk mempraktikkan. Masih belajar dan akan selalu mengaplikasikannya dalam keseharian. Harap Allah memudahkan, aamiin. 😉

And how about you, friend? Are you like smiling, too?

Berikutnya adalah menyimak video kajian tentang sunnah Nabi setelah bangun tidur, melakukan empat hal utama:
1. Bangun dan duduk
2. Mengusap wajah dan membersihkan bekas tidur
3. Membaca doa bangun tidur
4. Membaca sepuluh ayat terakhir Q.S Ali Imran (harus hafal), semangattt!!!
5. Menuju kamar mandi atau toilet dan mencuci kedua telapak tangan, bersiwak dan berwudu’
6. Menunaikan tahajjud sesuai sunnah Nabi yaitu setelah tidur lebih awal dan bangun lebih awal.
7. …

***

Mudah-mudahan Allah memudahkan kita menjalankan segala niat yang baik, aamiin. 🙂

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂 🙂 🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close