Ku melihat Oma sedang duduk manis di sebuah kursi kayu. Tampak Oma sangat menikmati waktu beliau. Ya, sinar mentari pagi nan damai, menyirami tubuh Oma. Beliau yang mudah tersenyum dan menyapa, mengajakku mendekati beliau. Lalu, ku abadikan ekspresi beliau sesegera mungkin. Beliau yang menyambutku ramah, tetiba berpaling dan malu. Hehe. Oma. Sedianya beliau adalah Ibunda yang ku lihat hampir setiap pagi.

Pagi hari berangkat aktivitas dengan jalan kaki, adalah kebiasaanku. Kebiasaan yang membuatku bahagia menjalaninya. Aku bahagia karena di sepanjang perjalanan akan ku temui pemandangan menarik. Pemandangan yang menyentuh hati untuk sering bersyukur, meneriakkan pikir untuk bergiat melanjutkan perjuangan, pun menyuntik raga agar lebih bersemangat lagi.

"Selamat Pagi Omaa…," aku akan sangat merindukan saat-saat seperti ini. Saat-saat ketika aku sedang asyik melangkah seraya mengedarkan pandangan ke sekeliling. Lalu aku pun mendekat dan melangkah pula di depan warung mungil Oma. Saat itu, senyuman pun mengembang indah, bersama suara yang mengalir untuk menyapa Oma. Oma yang terkadang sibuk melayani pelanggan. Akan tetapi beliau masih sempat mengajakku mampir dan bilang, "Sarapan dulu, Neeeeng…."

Aku pun tersenyum seraya mengatupkan jemari di depan dada.

"Sudah Oma, tadi sarapannya di kostan. Terima kasih Oma. Saya berangkat dulu. Assalamu’alaikum…," lalu aku pun berlalu. Sedangkan Oma melepasku dengan pandangan penuh bunga-bunga bahagia. Terlihat keceriaan di balik pipi beliau yang mulai keriput. Terdapat semangat dari tatap mata beliau nan ramah. Aku bahagia mengenal beliau. Oma penjual nasi kuning.

Suatu hari, aku sempat mampir dan beli sarapan nasi kuning buatan Oma. Enak dan gurih rasanya. Harga nya hanya empat ribu rupiah saja berbonus pula bala-bala dua. Aha! Alhamdulillah… semoga Oma sering bahagia dengan membahagiakan pelanggan.

Selamat pagi, Oma…
Semangat berbagi, Oma…

Kelak ku ingat Oma, ku berdoa untuk beliau nan menyapa. Ku sapa beliau dalam doa, semoga kami sering bersama.

Oma, terima kasih, yaa…🙂

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s