Belum pernah kami berjumpa lagi, setelah pertemuan satu tahun yang lalu. Pertemuan kami pun hanya dua kali, tahun 2014 silam. Namun pertemuan tersebut sangat bermutu. Pertemuan yang mendekatkan kami lebih akrab. Pertemuan yang terbatas oleh jarak, memang. Akan tetapi, kami masih saling berjumpa dalam ingatan. Ingatan yang kami jaga selalu, kami rawat dan pelihara dengan baik. Ya, pertemuan yang mengingatkan kami selalu, bahwa kami akan berjumpa lagi. Entah kapan… Aku pun tidak tahu. Ya, kami tidak tahu akan bertemu lagi, kapan?

Hari berlalu, bulan berganti. Begitu pula dengan tahun. Sudah bertukar angka tahun yang kami jalani. Hingga sampailah pada hari ini, kami bisa jumpa lagi. Asyiiik pertemuan dengan beliau yang cantik dan baik. Xixii. Teh Rima nama beliau.

Pertemuan kami hari ini, di lapangan Tegal Lega. Sekaligus jalan-jalan dan menikmati nuansa pagi. Pagi berseri di bawah sinar mentari yang menyinari alam. Ya, tepat saat mentari mulai meninggi, kami sudah berjumpa. Setelah sebelumnya saling mencari dan bertanya. Hahaa… Akhirnya jumpa juga.

Teh Rima adalah salah seorang temanku. Teman baru yang ku kenali dalam sebuah wawancara kerja. Teman yang bercerita banyak hal padaku tentang hari-hari beliau. Teman yang saat ini sedang menjalani proses akhir pendidikannya. Teman yang sedang melanjutkan perjuangan. Teman yang berusaha untuk menyelesaikan pendidikan, kini. Wahai teh Rima, semangat yaa. Semoga lancar pengerjaan tugasnya. Mudah-mudahan lulus tepat waktu dengan hasil yang terbaik, yaa. Aamiin.

Pertemuan kami hari ini adalah untuk ke tiga kalinya. Walau pun masih sedikit kuantitas pertemuan kami, tidak mengapa. Karena kualitas adalah yang utama. Oiya, tadi teh Rima tidak datang sendiri, namun bersama dengan adik beliau satu-satunya. Aha! Aku baru tahu ternyata beliau hanya dua bersaudara. Sekarang Dek Rika sudah kelas delapan, setara jenjang pendidikan sekolah menengah pertama tingkat dua. Dek Rika terlihat energik tadi, karena kami bertemu setelah mereka berdua lari pagi. Xixii. Pasti segar!😀 Sedangkan aku, hanya bisa jalan-jalan santai saja, itupun setelah sampai di lokasi. Setelahnya duduk manis seraya menikmati pemandangan di sekitar lapangan Tegal Lega.

Di sekitar lapangan, banyak aktivitas yang berlangsung. Diantaranya adalah bermain bulu tangkis, lari pagi, bahkan ada yang senam bersama pun berjualan. Semua aktivitas yang berlangsung tidak luput dari pengamatanku. Sehingga aku ingin mengabadikannya di sini, sebagai hadiah dari perjalanan pagi menjelang siang hari ini.

Dari menyaksikan keadaan di sekitar, maka kita dapat mensenyuminya. Ya, karena tentu ada pengalaman berbeda yang kita peroleh saat itu juga. Apalagi saat nuansa alam masih pagi. Sungguh sangat berkesan dan menyisipkan pesan di relung hati. Pesan bahwa kita perlu merangkai syukur semenjak awal hari. Kemudian menghayatinya, menikmati dan menyadari keberadaan kita di bumi. Ya, dengan demikian, kita akan memperoleh semangat lagi untuk melanjutkan langkah-langkah kaki. Langkah-langkah yang akan terus menjejak sebelum kita sampai di tujuan.

Tidak lama kebersamaan kami setelah pertemuan. Hanya beberapa puluh menit saja di satu lokasi, kemudian berpindah ke lokasi berikutnya. Berhubung mentari sudah semakin meninggi dan sinarnya mulai menyengat kulit. Yes! Semakin siang, semakin terik sinarnya hari ini, teman. Sinar mentari yang sangat ku sukai, membuatku tersenyum lebih indah hari ini. Karena ia sangat menginspirasi.

Sebelum kami berpindah ke lokasi berikutnya yang agak adem, kami mampir dulu di penjual es krim. Teh Rima menraktir aku se-cone es krim cokelat nan yummy. Ya, aku pilih rasa cokelat, teh Rima juga. Sedangkan Dek Rika memesan campuran cokelat dan vanila. Ia suka, walau gak habis. Xixiii.

Untuk mendapatkan es cone, kami perlu mengantri terlebih dahulu. Karena lumayan banyak pembelinya. Tidak berapa lama kemudian, kami pun mendapatkan giliran. Lalu melakukan pembayaran. Harga satu cone es krim lima ribu rupiah. Yach, terima kasih Teh Rima untuk pertemuan hari ini dan es krim nya. Semoga lain waktu kita bisa berjumpa lagi yaa. Lalu menyambung kisah dan cerita yang akan hadir berikutnya. Selamat melanjutkan bimbingan, semangat!

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s