Sebuah catatan di lembaran lalu, ku temukan tertulis rapi. Catatan yang berarti introspeksi diri. Ya, begini rerangkai catatan yang aku sudah tidak ingat dari mana sumbernya. Semoga bermanfaat, bagi yang merangkai kata maupun yang membaca dengan saksama. Termasuk bagiku juga. Semoga menjadi pengingat diri agar introspeksi berulang kali. Semoga senantiasa ingat untuk berbenah lagi dan lagi. Mariii.

***

Ajukan pada diri Anda sendiri, beberapa pertanyaan berikut dan jawablah dengan parameter rasio yang sehat.

1. Sadarkah Anda bahwa Anda akan melakukan perjalanan tanpa kembali lagi? Apakah Anda telah membuat persiapan untuk menyambutnya?

2. Sudahkah Anda membekali diri Anda dalam dunia yang fana ini dengan berbagai amal shalih untuk menghibur keterasingan Anda di alam kubur nanti?

3. Berapakah usia Anda sekarang dan berapa lama lagi kah Anda akan hidup? Sadarkah Anda bahwa tiap-tiap sesuatu itu ada permulaan dan kesudahannya? Dan bahwa sesudah yang akan Anda alami adalah surga atau neraka?

4. Pernahkah Anda membayangkan bahwa para malaikat turun dari langit untuk mencabut nyawa Anda sedang Anda dalam keadaan lalai lagi sia-sia?

5. Pernahkah Anda membayangkan selama hidup Anda terjadi hari itu adalah detik-detik terakhir hidup Anda? Anda akan berpisah dengan sanak dan keluarga, saat Anda berpisah dengan orang-orang yang Anda kasihi dan teman-teman Anda?
Sesungguhnya saat itu maut datang kepada Anda dengan membawa sakarat, kekerasan pencabutan nyawa dan segala penderitaannya. Sesungguhnya saat itu adalah hari kematian Anda. Saat Anda menghadapi kematian. Istighfarlah…

***

Karena sehelai daun yang jatuhpun sudah terdata dalam catatan-Nya. Apatah lagi nyawa kita. Semua akan kembali kepada-Nya. Semua akan bersaksi di hadapan-Nya. Termasuk mata, hidung, tangan, hati yang bicara, kulit yang meraba pun lidah yang merasa. Termasuk nada suara yang kita punya. Ah, semua hanya titipan sementara untuk kita. Semua adalah titipan saja. Termasuk waktu, nikmat usia, nikmat sehat bagi yang sehat. Dan semoga yang sedang diuji Allah dengan sakit, menjadi jalan mengangkat dosa-dosa lalu. Aamiin ya Rabbal’alamiim

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s