Hari ini. Meskipun hujan mengguyur bumi. Walau jauh jarak engkau tempuhi. Wahai ukhti… engkau berela hati datang ke mari.

"Untuk bersilaturrahmi," bisikmu.

***

Ukhti. Engkau berjalan di bawah hujan. Untuk bersua dengan kami. Walau di antara kesibukkan menanti. Engkau gigih dan berikan bukti. Bahwa tiada halangan yang sangat berarti. Kalau ada janji, perlu engkau tepati. Meski sebentar, masih engkau beri kami waktumu Ukhti. Padahal kami tahu, engkau miliki banyak agenda hari ini.

Wahai ukhti shalehah yang kami cintai. Semakin bertambah tumbuh kasih sayang kami, padamu yang baik hati. Ya, engkau yang menitipi kami bait-bait nasihat dan peringatan. Agar kami kembali pada hari-hari yang penuh arti. Kita belajar kisah-kisah Nabi, melantunkan kalam Ilahi, hingga rumpi-rumpi suatu hari. Hai. Kisah kita akan berlanjut, ya Ukhti.😉

Hari ini. Mudah-mudahan bukan untuk terakhir kalinya kita bersua. Karena aku masih sangat ingin menjadi bagian dari hari ini mu, esok, lusa dan nanti di hari lain. Karena dalam yakinku, berhadapan denganmu adalah menemukan hikmah tersembunyi. Bertukar suara denganmu adalab dalam rangka berbagi suara hati. Dan menyalamimu lalu bercipika cipiki adalah untuk bersilaturrahmi, lagi. Hihii. Termasuk hari ini, sore hari di Babakan Sari.

Seingatku, belum pernah aku ke lokasi ini. Ya. Baik untuk jalan-jalan sendiri atau bersama para sahabat. Karena lokasi yang kita kunjungi adalah baru bagi kita. Namun kalau akhirnya kita menjejakkan kaki di tanahnya, berarti ini ada arti. Pasti ada hikmah yang tersembunyi di sini, untuk kita petiki dan kita cari. Salah satunya adalah hikmah silaturrahmi. Yaitu memperluas rezeki, salah satunya. Karena selama di sini, kita dapat saling berbagi. Terima kasih ukhti, untuk kebersamaan kita hari ini. Sampai berjumpa lagi di lain kesempatan dalam silaturrahmi yang penuh arti. []

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂🙂🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s