Menjelang Cita-cita, Mendulang Pahala

Orang-orang yang menghafal al Quran adalah ahli surga. Karena mereka menjaga firman Allah subhanahu wa Ta’ala. Mereka adalah orang-orang yang selama ini sangat aku rindukan. Ya, menjadi bagian dari para penghafal al Quran adalah cita-citaku semenjak masih belia. Dan hingga saat ini, beberapa orang temanku adalah para penghafal al Quran yang istiqamah.

Semoga beliau semua menjadi para hafidz/hafidzah. Mudahkan beliau dalam memelihara hafalan, ya Allah. Aamiin ya rabbal’alamiin.

Jaga iman dan jaga ia selalu. Karena kehidupan saat ini penuh dengan ujian.

***

Sebagai orang tua, menjadilah pedoman dan contoh bagi anak-anak kita. Dengan menjadikan al Quran sebagai landasan. Ajarkan anak-anak kita membaca al Quran dan memahaminya. Ajarkan dan pahamkan anak-anak kita tentang Islam. Ajarkan anak-anak kita shalat. Karena semua itu adalah nasihat dan peringatan.

Menjadi orang tua yang baik adalah membawa anak-anak menuju surga dengan akhlak terbaik kita. Akhlak yang berasal dari al Quran. Bagi orang tua yang mempunyai anak-anak penghafal al Quran, maka pantaskan diri kita untuk layak menjadi ahli surga yang diantarkan oleh anak-anak kita. Untuk anak-anak yang menghafal al Quran, setiap ayat yang engkau hafal, tolong sisipkan doa untuk orang tua tercinta dan negeri kita Indonesia tercinta. Insya Allah tidak ada doa yang tidak diijabah Allah, doa dari para penghafal al Quran.

Referensi :
Catatan di saat tausiyah oleh K.H. Dudi Muttaqin – Wisuda Akbar 30 Juz Pondok Quran ke-3 Ahad 15 Maret 2015 – Di Masjid Al Muttaqin, Gedung Sate, Bandung

***

"Selamat melanjutkan aktivitas penuh semangat dan semoga sukses selalu, yaa. Sampai berjumpa lagi di hari esok bertabur senyuman lebih cerah nan indah. Aamiin ya rabbal’alamiin…"
🙂 🙂 🙂

Keep Istiqamah & Salam Ukhuwah,
~My Surya~

Advertisements
Categories Paragraf-paragraf Sahaja

الَّذِينَ آَمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ”... (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenteram.” (Q.S Ar-Ra’d [13] : 28)

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Location Di sesudut bumi yang membentang indah, di bawah sinar mentari yang tersenyum cerah, di antara makhluk ciptaan-Nya yang mengajakku tersenyum meriah, untuk bersyukur dan bersabar menempuh perjalanan hidup di dunia yang sementara, iniiii... Hihihiii. :D Phone Dzikrullah E-mail maryasuryani@gmail.com Hours Waktu adalah ibadah. Semoga berkah setiap langkah yang menjejak dalam detik-detik waktu. Waktu yang berubah menjadi masa lalu setelah kita tinggalkan. Waktu saat ini yang semoga kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk hari esok yang lebih baik. Semangat menempuh perjalanan, kawan. Semoga selamat sampai di tujuan yang sedang menanti dengan senyuman. Ini namanya merangkai harapan, jadi, jangan tertawakan, cukup senyumi dengan menawan. Terima kasih atas pengertian, pemakluman dan pemahaman yang semoga mengajakmu tersenyum saat main-main di sini. Sekalipun ada kesedihan, tenanglah, tidak berkepanjangan. Tetap ada ya, untuk saling mengingatkan pada kebaikan dan kebenaran. Harapan : Semoga pertemuan, kebersamaan dan berjaraknya kita senantiasa dalam lindungan dan Ridha Allah subhanahu wa taala... Aamiin ya rabbalalamiin.
%d bloggers like this:
search previous next tag category expand menu location phone mail time cart zoom edit close